Dewan Soroti Kadis Rangkap Jabatan

0
465
SEKDAPROV Kepri TS ARif Fadillah bersama sejumlah pejabat Pemprov Kepri di Dompak. F-suhardi/tanjungpinang pos

DOMPAK – Ketua Komisi I DPRD Kepri Abdul Rahman Lc, menyampaikan, pihaknya saat ini tengah menjadwalkan rapat terbatas anggota Komisi I DPRD, salah satu yang terpenting disorot saat ini adalah masalah pejabat Eselon II Pemprov Kepri.

”Terutama posisinya yang dijabat Plt. Kita berharap di awal tahun ini, sudah ditetapkan kepala dinas yang definitif,” tegas politikus PKS Dapil Batam tersebut, Jumat (2/2) kemarin.

Abdul Rahman melihat, tak sedikit posisi jabatan Kadis yang diisi pejabat yang menyandang Plt. Hal ini tentu sangat mengganggu sistem roda pemerintahan yang dilakukan saat ini.

Menurutnya, kalau kemarin Komisi I masih memberikan tolerasi lantaran masih pembahasan anggaran tahun 2018, namun saat ini secara tidak langsung, pembahasan sudah selesai, dan dalam waktu dekat, sudah ada yang berjalan. ”Nanti kita akan dorong lagi, pak gubernur segera mendefenitifkan dinas atau OPD yang sekarang masih Plt,” tegasnya.

Abdul Rahman bahkan membeberkan, posisi yang saat ini sangat rawan ketika pejabatnya masih dipimpin seorang Plt. Salah satu Dispenda, hal ini perlu di definitifkan, mengingat posisi ini sangat sensitif. ”Dia harus dijabat seorang yang harus definitif, kepala dinas, bukan Plt. Sehingga dia lebih yakin untuk melaksanakan kegiatannya,” sarannya.

Bahkan, dia menyarankan, Gubernur bersama Baperjakat dapat menunjuk seorang yang profesional, mampu menjalankan peran pendapatan yang maksimal untuk Kepri. Sehingga pendapatan yang didapatkan saat ini, ke depan dia berharap bisa lebih dan ada peningkatan. Tak hanya Dispenda, Abdul Rahman pun, menyorot jabatan Dinas Kesbangpol. Posisi ini pun bukan sebagai pelengkap, melainkan posisinya mewakili mata dan kupingnya seorang Gubernur.

”Harusnya mata dan kuping gubernur ini, adalah orang yang sudah definitif, mengerti tentang bagaimana melaksanakan tugasnya, memliki jaringan luas dengan aparat terkait di Kepri,” terangnya.

Bahkan terkait rangkap jabatan, Abdul Rahman juga menilai Gubernur harus segera menetapkan jabatan tersebut sesuai dengan hasil seleksi yang terstruktur. Sebagai informasi Syamsul Bahrum jabatan Asisten II saat ini, juga menjabat Plt Dirut PDAM Tirta Kepri.

Tak hanya itu, M Hasbi jabatan Asisten III juga rangkap jabatan sebagai Plh Kadispenda. Sedangkan, Asisten I Raja Ariza saat ini ditunjuk sebagai Penjabat Wali Kota Tanjungpinang. ”Kami minta segera dilakukan seleksi bagi yang jabatan BUMD yang masih kosong, agar potensi yang ada di jabatan tersebut, bisa kita maksimalkan,” sarannya demikian. (ais)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here