Dewan Usulkan Dideportasi, Bupati Setuju

0
212
HASFARIZAL Handra selaku Administrasi KEK Galang Batang menjelaskan tentang kedatangan 39 TKA asal Tiongkok di PT BAI. Dihadiri Santoni Dirut PT BAI dan pihak terkait lainnya, Rabu (1/4) kemarin.

Bukan Merekrut TKA, Berdayakan Warga Bintan yang Kena PHK

Pimpinan dan anggota DPRD Bintan geram dengan kehadiran 39 orang Tenaga Kerja Asing (TKA) asal Tiongkok di PT BAI, ketika Kabupaten Bintan dalam kondisi siaga darurat. Agus Wibowo menyarankan dideportasi, Bupati Bintan H Apri Sujadi setuju.

BINTAN – KETUA DPRD Bintan Agus Wibowo menyatakan, tidak ada jaminan para TKA asal Tiongkok itu bebas dari virus korona, meski sudah dilakukan tes cepat (rapid test) Covid-19. Pasalnya, para TKA berasal dari Tiongkok, dan menempuh perjalanan menuju Thailand, Jakarta, serta Kepri sampai ke Bintan.

”Sekarang ini, bukan social distancing lagi bro. Sudah physical distancing. Makanya kita kerja di rumah. Nah, para TKA itu rombongan 39 orang, dari Tiongkok lagi dengan perjalanan antarnegara. Kami bertanggung jawab atas kesehatan warga Bintan,” jelas Agus Wibowo kepada Tanjungpinang Pos, Rabu (1/4) kemarin.

”Saya minta, para TKA asal Tiongkok di PT BAI itu, deportasi saja ke negara asalnya. Bukan diberikan kelonggaran atau diisolasi di Jakarta,” sambungnya.

Baca Juga :  Satkat Armabar Baksos di Masjid Tertua

Agus Wibowo menyampaikan, dalam kondisi darurat wabah global Covid-19, belasan ribu para Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dipulangkan ke tanah air. Bahkan, negara Tiongkok memulangkan WNI melalui Provinsi Kepri, pada saat wabah korona muncul di Cina (Tiongkok).

”Para TKI saja yang merupakan warga Indonesia, dideportasi oleh negara luar sana. Nah, kita kok malah menerima TKA. Ini sangat ironi. Kita minta pemerintah pusat mendeportasi para TKA ini,” tambahnya.

”Setelah wabah korona ini reda, kami ingin sidak dan mengecek IMTA bagi ratusan TKA di PT BAI, yang sudah bekerja lama di KEK Galang Batang itu,” kata Agus Wibowo.

Pada kesempatan lain, Bupati Bintan H Apri Sujadi setuju, jika para TKA Tiongkok di PT BAI dideportasi. Menurutnya, langkah itu sebagai antisipasi pencegahan virus Covid-19.

”Ya, sekarang ini kita mempertimbangkan keamanan dan kesehatan warga. Dari rapat tadi, semua instansi terkait pun setuju untuk dipulangkan,” kata Apri Sujadi.

Baca Juga :  2020, Bintan Utara Dapat Rp40 Miliar

Apri menyatakan, TKA asal Tiongkok ini segera dipulangkan. Sehingga, warga Bintan tidak cemas lagi.

”Sekarang, warga Bintan cemas dengan TKA asal Tiongkok ini,” ucap Apri Sujadi.

Anggota DPRD Bintan Hasriawadi juga merasa geram, ketika gugus depan pencegahan Covid-19 Bintan melakukan aksi, justru TKA asal Tiongkok yang didatangkan ke Bintan.

”Kita dukung lah kebijakan Pemkab Bintan untuk menolak TKA ini,” katanya.

Selain itu, lanjut Hasriawadi, Kemenkum dan HAM RI juga sudah menerbitkan peraturan nomor 7/2020 tentang pemberian visa dan izin tinggal, dalam pencegahan masuknya virus korona.

”Dalam peraturan ini kan jelas, bahwa orang asing yang masuk ke Indonesia harus menjalani proses pemeriksaan kesehatan. Ya, mesti diisolasi selama 14 hari,” ujar Hasriawadi alias Gentong.

Anggota Komisi II DPRD Bintan Zulkifli merasa prihatin, ketika PT BAI mendatangkan TKA, untuk memenuhi tenaga kerja di perusahaan tersebut. Sementara, ratusan warga Bintan sudah ada yang kena PHK dan dirumahkan, akibat dampak ekonomi wabah nasional korona ini.

Baca Juga :  Pesta Siaga Kwarcab Bintan Berlangsung Meriah

”Kenapa mesti mendatangkan TKA untuk bekerja di PT BAI? Rekrut saja karyawan hotel atau perusahaan di Bintan yang kena PHK. Warga Bintan ini membutuhkan pekerjaan,” sebut Zulkifli.

”Kalau kualifikasi pekerjaan yang jadi alasan untuk mendatangkan TKA, boleh cek di PT BAI itu. Banyak pekerjaan yang bisa dikerjakan tenaga lokal, tapi malah orang asing yang mendapat tempat,” sambungnya.

Sampai saat ini, manajemen PT BAI belum memberikan penjelasan.

”Dari hasil rapat ini, saya yang menyampaikan keterangan, kami sudah sepakat satu suara,” ucap Hasfarizal Handra, Kepala DPMPTSP Bintan. (fre)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here