Dewi Safitri Rindukan Turnamen Bergengsi

0
260
Dewi Safitri

Top Skor Turnamen Sepak Bola Wanita Penaga

BINTAN – Lima kali bertanding untuk tim Batu Licin (Bali) Club Bintim, Dewi Safitri berhasil mencetak 11 gol, pada ajang turnamen sepak bola wanita, di Tanah Merah, Penaga, Kabupaten Bintan. Kiprah membawa tim Bali Club menjuarai kompetisi ini, sebagai ajang pembuktian Dewi (sapaan akrabnya), yang merindukan tampil di turnamen bergengsi ajang sepak bola wanita.

Dewi Safitri merupakan anak pulau kelahiran Desa Mantang Baru, di Kabupaten Bintan, 14 Februari 1997 lalu. Ia dibesarkan di daerah pulau kecil di Kecamatan Mantang.

Meski seorang wanita, Dewi sudah tertarik dengan olahraga sepak bola, sejak kecil. Naluri itu muncul begitu saja, ketika ia melihat sepak bola dimainkan para pria. Awalnya, ia berpikir sepak bola itu olahraga yang mudah. Setiap orang bisa menendang bola.

Tapi, ketika ia mencobanya, Dewi merasakan satu hal yang susah. Namun, saat dilakukan wanita, akan tampak unik. ”Itu awalnya. Namun, sepak bola wanita itu ternyata sudah ada piala dunianya. Ini yang membuat saya untuk lebih tertarik, dengan olahraga sepak bola,” ujar Dewi, kepada Tanjungpinang Pos.

Dewi pun sudah mulai berlatih secara rutin, sekitar 3 tahun lalu. Ia semakin tertarik, ketika menyaksikan Portugal menjuarai Piala Eropa 2016 lalu. Dengan segala keterbatasan, tidak menyurutkan niat Dewi, untuk menjadi yang terbaik.

Dengan skill yang luar biasa, Dewi tak mengeluh harus menyeberangi lautan, untuk mengikuti pertandingan sepak bola wanita. Satu kesempatan besar bagi Dewi, ketika digelar turnamen sepak bola wanita Karang Taruna Penaga Cup I, baru-baru ini. Baginya, jarak tempuh bukan menjadi hambatan, untuk bertanding. Di turnamen ini, Dewi mencetak 11 gol dan menjadi top skor. Penampilan terbaik itu pun diperlihatkannya di depan Bupati Bintan H Apri Sujadi.

”Sekarang, saya sangat merindukan bisa tampil di turnamen bergengsi sepak bola wanita. Apalagi bisa bermain ke tingkat nasional. Saya anak pulau, tapi punya cita-cita bise bermain sepak bola sampai keluar daerah. Bahkan bisa mewakili daerah atau lebih dari itu,” harap Dewi.

”Kalau bisa ke nasional, itu sangat luar biasa bagi saya,” tambahnya.

Dewi berharap, agar muncul talenta atau pemain muda sepak bola wanita di Kabupaten Bintan. Untuk bermain lebih bagus, mesti latihan rutin dan serius.

”Kita ini bukan bermain seperti di lapangan Eropa, atau di stadion GBK Jakarta. Untuk berlatih, bagaimana pun kondisi lapangan, kita mesti beradaptasi,” sarannya.

”Saya sangat berharap Asprov PSSI Kepri, bisa menggelar turnamen lebih sering. Kemudian, jembatani talenta sepak bola wanita ke tingkat nasional. Karena, saya yakin, tidak sedikit wanita yang mempunyai bakat sepak bola. Saya yakin ini,” demikian penuturan Dewi Safitri. (fre)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here