Dharez FC Tahan Langkah KCL FC

0
112
SIGIT D HERMAWAN
Tim U-20 Dharez FC berhasil menahan langkah KCL FC untuk membikin tren positifnya. Dharez FC versus KCL FC berakhir imbang, pada laga persahabatan di lapangan Hang Lekir, Batu Sembilan, Tanjungpinang, Senin (3/8) sore lalu.

TANJUNGPINANG – PELATIH Sigit D Hermawan kembali menurunkan pemain muda, saat menghadapi tim tangguh sekelas KCL FC Tanjungpinang. Meski KCL diperkuat sejumlah pentolan pemain Liga 3 dan Piala Soeratin U-17, pemain Dharez FC justru tampil antusias.

Di babak pertama, pertandingan Dharez FC versus KCL FC berlangsung alot. Masing-masing memiliki strategi bertahan dan menyerang yang sama apiknya. Di babak pertama, skor imbang 1-1. Gol Dharez FC dicetak oleh Bayu Penthol. Sedangkan gol KCL FC dilesapkan Poyot, striker yang biasa membela Penyengat FC ini.

Baca Juga :  Blue Eagle Juara Mini Soccer WP Cup I

Memasuki babak kedua, KCL FC lebih mendomasi dalam penguasaan lini tengah. Tapi, Nanang Supriyanto ekspemain 757 Kepri Jaya FC, Sudirman dan sejumlah jebolan PPLP Kepri tak mampu membikin gol. Justru, KCL FC kebobolan, setelah Diko PK pemain Dharez FC mencetak gol.

Keunggulan Dharez FC dengan skor 2-1 tak bertahan lama. Poyot kembali mencetak gol penyeimbang untuk tim KCL. Skor imbang 2-2 bertahan sampai pertandingan usai.

”Saya puas dengan penampilan anak-anak, sore ini. Meski berakhir imbang. Dengan kondisi Tanjungpinang yang mengalami kenaikan jumlah pasien terpapar Covid-19, kami dari Dharez FC tetap berlatih. Tapi, dengan memperhatikan protokol kesehatan yang ditentukan pemerintah,” ujar Sigit, pelatih Dharez FC usai pertandingan.

Baca Juga :  Shark FC Pertahankan Gelar

Menurutnya, Dharez FC tetap menjalani latihan dengan protokol kesehatan, untuk menghindari generasi pemain sepak bola berbakat. Jika vakum, dikhawatirkan akan terputus generasi sepak bola di Tanjungpinang, maupun di Kepri.

Dengan latihan yang menjalani protokol kesehatan di masa pandemi ini, Sigit berharap sepak bola Tanjungpinang semakin jaya.

”Ya, kita butuh kesabaran dan keuletan dalam membina anak-anak muda di era sekarang. Apalagi di masa pandemi ini, kita harus berkorban untuk mentaati protokol kesehatan. Bravo sepak bola Kepri,” tutup Sigit. (fre)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here