Diangkut Tol Laut, Barang Dagangan Hilang

0
514
Usman

ANAMBAS – PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Anambas, menyampaikan sejumlah keluhan dari pengusaha yang menggunakan pelayanan kapal Tol Laut.

Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Pemkab Anambas Usman mengatakan, para pengusaha dan pedagang yang menggunakan jasa Tol Laut mengeluhkan karena barangnya rusak dan ada beberapa yang hilang.

Bahkan, ada satu pengusaha mengalami kerugian sampai puluhan juta karena kurang maksimalnya layanan kapal Tol Laut tersebut. ”Ada pengusaha sampai rugi Rp 30 juta karena barang pesanannya dari Jakarta rusak dan hilang. Konsumen itu sudah menyampaikan keluhannya kepada kita dan sudah kita sampaikan kepada pihak Pelni,” kata Usman, Jumat (6/10).

Usman juga menambahkan, saat pertemuan dengan Kementerian Perdagangan yang turun ke Anambas juga sudah mencatat keluhan tersebut. Namun, mereka belum bisa mengambil kebijakan karena harus didudukkan terlebih dahulu dengan pihak Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan Pelni pusat. Pasalnya, para pedagang yang komplain kepada Disperindag karena pemesanan barang melalui dinas tersebut.

”Para pedagang memesan barang melalui Disperindag. Jadi mereka komplain kepada kita, dan komplain mereka kita teruskan kepada Kementerian Perdagangan. Sehingga tidak bisa langsung mengambil keputusan terkait komplain itu. Jadi nanti harus duduk bersama dulu dengan pihak perhubungan dan Pelni,” ujarnya.

Usman juga menambahkan, para pedagang juga meminta mengklaim atas kerugian yang dirasakan oleh pedagang dan pengusaha. Sementara sampai saat ini, belum ada jawaban dari pihak Kementerian Perhubungan dan Pelni sebagai jasa pengangkut barang.

Bahkan, para pedagang yang komplain sudah sering menanyakan perkembangan kepada Disperindag. Namun, hingga kini belum memenuhi jawaban yang memuaskan.

”Kita belum bisa menjawab komplain dan mereka meminta ganti rugi atas hilang dan rusaknya barang pesanan mereka. Saat ini, kita sedang berusaha untuk menyelesaikan masalah ini. Kita tidak bisa mengambil keputusan sendiri, dan dari Pelni juga belum ada jawaban,” tuturnya.(INDRA GUNAWAN)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here