Dicari Pejabat Seperti Nurdin- Maifrizon

0
152
ADE ADRAN SYAHLAN

Prestasi Bola Kepri Bakal Mandek Lagi

Pelbagai tanggapan terlontar dari sejumlah insan sepak bola dan olahraga Kepri, ketika mengetahui Maifrizon akan meninggalkan Provinsi Kepri. Kini, para pecinta sepak bola sedang sulit mencari sosok pejabat seperti Nurdin Basirun dan Maifrizon yang dikenal ’gila bola’.

BINTAN – AWAL Juli 2019 lalu, insan sepak bola Kepri sontak kaget ketika Ketua Asprov PSSI Kepri H Nurdin Basirun ditangkap KPK. Namun kala itu, Nurdin Basirun ditangkap karena jabatannya sebagai Gubernur Kepri, bukan karena jabat sebagai Ketua Asprov PSSI Kepri.

Gairah sepak bola Kepri sempat mandek. Karena Nurdin dianggap kepala daerah yang benar-benar ingin memajukan sepak bola di Kepri. Meski demikian, Asprov PSSI Kepri tetap berjalan maksimal. Maifrizon sebagai Wakil Ketua Exco yang selama ini mendampingi Nurdin, mengambil alih tugas ketua umum.

Kompetisi Liga 3, kompetisi futsal sampai dengan Piala Soeratin berjalan sesuai dengan jadwal. Termasuk keikutsertaan Kepri di ajang Porwil untuk cabor sepak bola menuju PON 2020. Tak hanya itu, Maifrizon pun telah mempersiapkan Provinsi Kepri sebagai tuan rumah Kejurnas sepak bola pelajar antar-PPLP, PPLPD dan SKO se-Indonesia. Beberapa agenda belum terlaksana, akibat pandemi Covid-19.

Dalam masa menuju kejayaan prestasi sepak bola Kepri yang sempat mandek ini, harapan pun kembali pupus. Jika sebelumnya H Nurdin Basirun yang hilang dari ’peredaran’ sepak bola Kepri, kini giliran Maifrizon yang bakal meninggalkan Asprov PSSI Kepri.

Maifrizon dilantik sebagai Asisten Deputi Pengelolaan Olahraga Rekreasi di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI, Jumat (15/5) pagi kemarin.

”Ketika saya tahu Pak Maifrizon pindah ke Jakarta, yang terpikir pertama sekali di benak saya, kacau lagi sepak bola Kepri. Prestasi sepak bola Kepri bakal mandek lagi,” kata Ade Adran Syahlan, manajer SSB Erdeka Muda, kemarin.

”Saat ini, ketua umum Asprov tak ada, wakil ketua pun bakal tak ada. Siapa yang siap berkorban untuk memajukan sepak bola Kepri? Kini, dicari sosok pejabat seperti Nurdin- Maifrizon. Apalagi kalau pejabat Dispora Kepri nanti bukan hobi bola, impian anak-anak Kepri sulit tercapai,” sambungnya.

Ade menyarankan, Asprov Kepri menggelar rapat Exco secepatnya, sebelum Maifrizon meninggalkan Provinsi Kepri.

Dalam rapat Exco itu akan diambil langkah atau kebijakan, siapa yang menjadi Plt Ketua dan apa langkah ke depan.

”Apakah mau digelar Musprov luar biasa atau tetap menghabiskan masa periode hingga tahun 2022, dengan komposisi hanya tiga orang anggota Exco. Ini mesti dibahas secepatnya,” demikian disarankan Ade. (fre)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here