Digelar Pertemuan Pemuda Melayu se-Dunia

0
473
TOKOH MELAYU: Basyaruddin Idris bersama tokoh Melayu di acara DMDI, beberapa waktu lalu. f-istimewa

Usulkan Kongres Bahasa saat PPTMA lingga tahun 2017

Tahun 1928, pemuda se-Indonesia menyatu dan mengikrarkan Sumpah Pemuda. Satu dari tiga poin utama yang diikrarkan saat itu adalah berbahasa satu, Bahasa Indonesia.

LINGGA – DARI mana asal muasal Bahasa Indonesia ini belum tentu diketahui semua masyarakat Indonesia terlebih pemuda. Karena itu, untuk mengulang sejarah kembali dan membesarkan Melayu, maka pada momentum Perhelatan

Pemuliaan Tamadun Melayu Antarbangsa (PPTMA) tahun 2017 akan digaungkan dari mana asal muasal Bahasa Indonesia itu.

Saat PPTMA nanti, pemuda Melayu akan bersatu dan menggelar pertemuan. Pemuda Melayu yang berasal dari negara-negara serumpun di Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) akan hadir di sana.

Ketua Generasi Muda (GM) DMDI Provinsi Kepri, Basyaruddin Idris alias Oom mengatakan, mereka juga dilibatkan di PPTMA Lingga nanti. Adapun salah satu agenda pemuda Melayu adalah mengadakan pertemuan.

Pokok pikiran yang utama untuk dibahas adalah menetapkan jadwal Kongres Pemuda Melayu se-dunia. Jadwal yang akan dipilih adalah 2019 atau 2020 nanti. Kongres ini akan membahas tentang penguatan asal muasal Bahasa Indonesia dari Bahasa Melayu yang berasal dari Provinsi Kepri, tepatnya di Pulau Penyengat, Kota Tanjungpinang.

Bapak sastra Indonesia yang juga tokoh besar Melayu, Raja Ali Haji (RAH) merupakan sosok yang mengembangkan Bahasa Melayu hingga akhirnya ditetapkan menjadi bahasa persatuan negara ini.

Maha karyanya yang sampai saat ini belum tertandingi yakni Gurindam 12 masih tetap utuh. Di pulau bersejarah itu lah lahir banyak karya sastra dan dari sana juga lah asal muasal Bahasa Indonesia. Jadi, semua ini tak lepas dari karya Raja Ali Haji yang sudah dianugerahi Pahlawan Nasional itu.

Oom mengatakan, saat pertemuan PPTMA nanti, mereka akan membahas seperti Kongres Pemuda Melayu se-Dunia akan diselenggarakan dan poin-poin apa yang harus dimasukkan untuk dibahas.

”Inilah salah satu keikutsertaan kita untuk mengangkat nama besar Melayu. Bahwa Kepri itu adalah daerah Melayu. Bahkan asal muasal Bahasa Indonesia itu adalah dari Kepri,” ujar Oom via ponselnya, Senin (13/11).

”Jadi, pertemuan Pemuda Melayu se-Dunia nanti untuk mengiktiarkan atau mengganggungkan kembali asal muasal Bahasa Indonesia itu dari Bahasa Melayu di Kepri,” tambahnya.

Akan dimunculkan juga permintaan untuk membangun monumen Bahasa Melayu. Bahkan, direncanakan, Presiden RI Joko Widodo akan hadir saat Kongres nanti.

”Soal tempat pertemuan kongres dimana, itulah salah satu yang akan kita bahas saat pertemuan nanti. Pesertanya kita undang dari 34 provinsi di Indonesia dan juga pemuda Melayu dari negara serumpun DMDI,” jelasnya.

Momen PPTMA ini, kata Oom, merupakan kesempatan besar untuk mengangkat kembali apa saja kebesaran Melayu. Salah satunya Bahasa Indonesia. Sehingga, pemuda DMDI akan menggunakan kesempatan ini untuk mematangkan rencana kongres nanti.

Rencananya, PPTMA akan dibuka Wakil Presiden RI Jusuf Kalla di Daik, Ibu Kota Kabupaten Lingga. Sedangkan rangkaian festival lainnya ada juga yang digelar di Dabo Singkep.

PPTMA ini digelar sempena Hari Jadi ke-14 Kabupaten Lingga. Banyak rangkaian kegiatan yang digelar. Selain mengulang kembali kebesaran Melayu, juga akan memperkenalkan lokasi wisata Lingga. PPTMA rencananya akan digelar di dua tempat utama di Lingga, 17-26 November mendatang. Namun, jadwal ini bisa bergeser jadi.(MARTUNAS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here