Diikuti Mantan Pj Bupati dan Sekda

0
233
PESERTA open bidding mengikuti test membuat makalah di Kantor Gubernur Kepri di Dompak, Jumat (20/4). f-suhardi/tanjungpinang pos

Persaingan Super Ketat Di Open Bidding Pemprov Kepri

Perebutan enam kursi Eselon II di Pemprov Kepri kali ini sangat menarik perhatian. Pejabat dari kabupaten/kota di Kepri banyak yang tertarik. Persaingan pun makin ketat. Ada mantan penjabat (Pj) bupati, mantan Sekdaprov, mantan Sekdakab, mantan kepala dinas hingga pejabat Eselon III.

DOMPAK – EDI Irawan merupakan mantan Penjabat (Pj) Bupati Lingga, Reni Yusneli mantan Pj Sekdaprov Kepri dan Lamidi mantan Sekdakab Bintan. Tiga-tiganya mengikuti open bidding ini.

Kemudian, ada juga Marwan, mantan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Pemprov Kepri, Dadang AG mantan Kadispora Pemprov Kepri yang kini menjabat Kepala Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang.

Mariyani Ekowati merupakan mantan Kabiro Hukum Pemprov Kepri, Yuzet mantan Sekretaris Dinas Pendidikan Pemprov Kepri yang kini Kadispenda Pemkab Bintan juga mengincar kursi Kepala Dinas Pendidikan Pemprov Kepri.Untuk calon Kadisdik Kepri, ada 7 pejabat yang mendaftar termasuk Dadang AG. Dua orang yang masih satu kantor dan jabatan Eselon III di Disdik Kepri akan ikut bertarung yakni, Atmadinata dan M Dali. Mantan pejabat Pemko Batam yang pernah menjabat Kadis Perhubungan Zulhenri juga ikut open bidding.

Reni Yusneli akan bersaing dengan 9 pejabat lainnya mengincar kursi Kadispenda Pemprov Kepri. Inilah jabatan yang ditinggalkan Isdianto yang kini menjadi Wakil Gubernur Kepri.

Saingannya dari Dispenda sendiri ada tiga orang yakni, Hasbi yang kini menjabat sebagai Pj Kadispenda Pemprov Kepri, termasuk Herman P yang juga pejabat Eselon III di Dispenda Pemprov Kepri serta Faturrahman Sekretaris Dispenda Pemprov Kepri.

Ada juga pejabat Eselon III Bappeda Pemprov yang mendaftar mengincar Kadispenda Kepri yakni Ruli Friady, Yuzet Kadispenda Pemkab Bintan dan lainnya.

Jumat (20/4) kemarin, 34 orang pejabat yang mendaftar open bidding Pemprov Kepri sudah test makalah. Mereka diberi kesempatan untuk membuat makalah dan hasilnya diperiksa tim panitia seleksi (pansel).

Terlihat saat proses pembuatan makalah hadir beberapa pejabat teras di Pemkab Anambas Augus Raja Unggul, Agusnawarman Mantan Sekwan DPRD Bintan, Abdul Kadir Ibrahim tampak keluar paling akhir saat hari pertama proses di hari pertama, Jumat (20/4) di kantor ruang CAT BKPSDM Pemprov Kepri.

Tak tampak di wajah mereka cemas terhadap hasil yang sudah dikerjakan. Mereka tetap optimis bahwa apapun hasilnya nanti, itu kerja kerasnya hari itu. Seperti diceritakan salah satu peserta, Abdul Kadir Ibrahim mantan Sekwan Pemko DPRD Tanjungpinang.

”Insya Allah optimis, karena kita dari awal mendaftar sudah menyiapkan payung, ibarat pepatah, sedia payung sebelum hujan,” ucap pria yang juga budayawan Kota Tanjungpinang tersebut.

Lain halnya dengan peserta lainnya seperti M Dali. Dirinya tampil santai dan percaya diri. Pria yang menjabat sebagai Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Menengah dan Tinggi Dinas Pendidikan Kepri ini, mengaku dari sisa waktu pukul 13.30 sampai 17.30 WIB yang diberikan Panitia seleksi (Pansel) sudah cukup lama.

Hanya saja memang di usianya yang sudah menginjak kepala 5 saat ini, Dali bersama peserta lainnya mengaku jenuh di depan komputer. Karena mengganggu penglihatan. Seperti Dali bersama peserta yang mendapat jadwal siang sampai sore waktu itu, Dali keluar lebih cepat disusul Abdul Kadir Ibrahim dan beberapa pejabat lainnya.

Sebelumnya Ir Lamidi sudah tampak lebih dulu keluar lewat pintu depan. Mantan Sekda Bintan tersebut juga mengeluh jenuh berada di depan komputer lama-lama, karena menganggung kesehatan mata.

Hari pembuatan makalah waktu itu, dibagi dua sesi. Sesi pertama khusus peserta yang memilih dan mengambil satu OPD saja. Sedangkan pada sore hari diberikan kepada peserta yang mengambil dua sekaligus OPD. Sementara Reni yang hanya memilih satu OPD, dirinya menjadi peserta yang tergabung di sesi pertama.

”Buk Reni sudah pagi-pagi tadi ke sini, karena dia hanya memilih satu jabatan, jadi siang tak akan datang lagi,” ujar panitia kepada Tanjungpinang Pos.

Proses pembuatan makalah selesai satu hari itu tanpa ada hambatan. 25 peserta selesai melaksanakan tugas di hari pertama mereka. satu orang absen. Proses hari pertama langsung dipimpin ketua Koordinator Seleksi Wawancara Agus Sukristyanto.

Kepala Badan Kepegawaian, Pengembangan Sumber Daya Manusia Pemprov Kepri Firdaus menyampaikan, terkait tim Pansel yang bertugas melakukan seleksi enam jabatan kadis ini terdiri dari Andra Kakanreg BKN Pekanbaru, Sekdaprov H TS Arif Fadillah, Akademisi Zamzami A Karim, Burhan Bughin, Agus Sukristiyanto.

Setelah test makalah ini, selanjutnya peserta akan mengikuti tes wawancara, Sabtu (21/4) hari ini mulai pagi sampai sore. Setelah menunggu pengumuman nilai siapa tertinggi. Namun, pengalaman hasil open bidding sebelumnya, meski nilainya paling tinggi, namun belum tentu dipilih menjadi kepala dinas.(SUHARDI-MARTUNAS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here