Diklatpim di Surabaya Hamburkan Uang

0
308
BUPATI Lingga H Alias Wello mengalungkan tanda peserta Diklat Pim III di Jajaran Pemkab Lingga. f-istimewa

Mantan anggota DPRD Lingga Rudi Purwonugroho mengkritisi pelaksanaan Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Tinggkat III (Diklatpim III), dijajaran Pemkab Lingga yang dilaksanakan di Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur yang telah menghabiskan uang Rp1 miliar.

LINGGA – Menurutnya, pelaksanaan Diklatpim III tersebut telah mencederai upaya penggunaan uang sesuai prinsip efisien dan efektif dalam upaya peningkatan ekonomi masyarakat atau telah mengahamburkan uang negara.

”Saya pribadi sebenarnya mendukung kegiatan Diklatpim ini, yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan ASN yang bersangkutan dalam melaksanakan program pemerintah daerah. Sangat disayangkan kenapa pelaksanaannya tidak di Kabupaten Lingga di Dabo atau Daik. Kenapa tidak dilaksanakan di Lingga. Panitia bisa mengundang narasumber ke Lingga,” kata Rudi Purwonugroho, kemarin.

Informasi yang diperolehnya, bahwa untuk pelaksanaan Diklatpim III di Surabaya ini disiapkan anggaran lebih dari Rp1 miliar.

Jika pelaksanaan dilakukan di Kabupaten Lingga, tentu anggaran sebesar ini dapat membantu peningkatakan ekonomi di Lingga.

Tidak hanya itu, kegiatan peningkatan sumber daya aparatur juga tidak menganggu pelayanan terhadap masyarakat.

”Kita ketahui bersama bahwa para peserta Diklatpim yang dilakukan di Surabaya ini, memiliki peranan penting dalam melayani kepentingan masyarakat. Diantara peserta ada Camat, PPTK kegiatan, Kabid di masing-masing instansi. Akibat Diklatpim yang jauh, pelayanan masyarakat menjadi terbengkalai,” jelasnya.

Politisi Nasdem ini, sangat menyayangkan OPD terkait kegiatan mengambil kebijakan yang mencederai upaya Bupati Lingga H Alias Wello dan M Nizar yang berupaya meningkatkan kesejahteraan bagimasyarakat dengan memaksimalkan keterbatasan anggaran yang dimiliki untuk mengakomodir kepentingan masyarakat.

”Di sisi lain jika pelaksanaan Diklat dilakukan di Lingga, maka yang akan menandatangi piagam para peserta adalah Bupati Lingga. Hal ini tentu menjadi suatu kebanggaan bagi daerah,” ungkapnya.

Rudi berharap, Bupati Lingga H Alias Wello melakukan evaluasi menyeluruh terhadap berbagai kegiatan tang dilakukan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di jajaran Pemkab Lingga.

”Saya lihat banyak program yang dilakukan OPD tidak sesuai dengan visi misi yang diusung Awe-Nizar,” kata pria yang menjadi anggota tim inti pemenangan Awe-Nizar saat Pilkada, kemarin. (TENGKU IRWANSYAH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here