Dikritik, Hatanto Beberkan Prestasi

0
563

BATAM – Keluhan pengusaha atas kepemimpinan dan pelayanan di bawah kepemimpinan Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Hatanto, dijawab sendiri, oleh Hatanto. Ditegaskan, pihaknya memberikan kepastian hukum, kecepatan pelayanan dan kontinitas pelayanan. Walau tidak disebut secara langsung, namun dinilai jika ada persoalan pelayanan sebelumnya kini mereka perbaiki.

Usai dialog yang digelar Ikatan Alumni ITB (IA) di Batam, Kamis (12/10), Hatanto menyentil pernyataan seorang notaris yang mengeluhkan pelayanan dan membandingkan dengan pelayanan sebelum zaman Hatanto dan deputi BP Batam saat ini. ”Saya tadi surprise mendengar orang yang berpendidikan hukum mempertanyakan (pelayanan). Dulu IPH bisa hanya foto copy. Masya Allah. Itu pengakuan luar biasa,” cetus Hatanto.

Baca Juga :  20 CCTv Mulai Beroperasi Agustus

Diingatkan, IPH berarti perailhan hak atas lahan, dari satu pihak ke pihak lain. ”Anda mau mengalihkan kepada orang lain, hanya menggunakan foto copy. Masa bisa gitu dulu Saya baru dengar dari seorang notaris, bisa membantu hanya dengan foto copy sertifikat. Bahaya ini,” sambungnya.

Berangkat dari pengakuan seorang notaris itu, Hatanto menilai jika IPH sebelum mereka menjabat, perlu dicermati lagi. ”Bapak-bapak yang punya hak peralinan dalam dua tiga tahun belakangan ini, harus melihat lagi (keabsahan) lahannya,” imbaunya.

Baca Juga :  Amsakar Ingin Batam-Singapura Terkoneksi Lewat Darat

Hatanto sendiri mengatakan, dari 10 ribu permintaan peralihan hak, sekitar 9 ribu sudah dikeluarkan. Namun, di antaranya ada juga yang ditolak. ”Memang yang ditolak ada. Kalau tidak yakin keabsahannya, kita tolak. Nanti kalau mau urus hanya berdasarkan fotocopy silakan saja,” katanya lagi.

Hatanto juga menjawab tudingan atas ekonomi Batam yang turun, dengan capaian investasi tahun ini. Dari target 800 juta dolar AS, Hatanto menegaskan jika saat ini sudah masuk 700 juta dolar AS.

”Tahun lalu berapa 400 juta dolar AS. Insya Allah tahun ini 800 juta dolar AS, akan tercapai. Kalau dinilai kami tidak berhasil, silakan. Tapi lihat data,” sebutnya.(MARTUA)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here