Dila Mau Nyalakan yang Redup

0
538
Fadila Santi

Motivasi Guru SD di Sepak Bola Putri

KIJANG – PSSI pusat sedang mendorong prestasi sepak bola putri Indonesia. Baik di ajang Asian Games 2018 maupun persiapan timnas U-16 sepak bola putri untuk menghadapi AFF U-16 2019 mendatang.

Sementara, pembinaan sepak bola putri sudah ada di Bintan dan Tanjungpinang, sejak era tahun 1990-an lalu. Bahkan, Kelurahan Sungai Enam, Bintan Timur, Kabupaten Bintan (Kepri), sudah menggelar turnamen sepak bola putri kala itu. Perjalanan ini pula yang membikin Fadila Santi, ngebet dengan olahraga sepak bola putri, sampai sekarang.

”Saya masih ingat, semasa kecil, saya sudah melihat ibu saya bertanding sepak bola putri. Dan ayah saya, adalah wasit untuk turnamen sepak bola putri di Sungai Enam, Kabupaten Bintan, di era tahun 1990-an itu,” kata Fadila Santi, pemain sepak bola putri tim Srikandi Bintan, kemarin.

Melihat ibunya sebagai pemain sepak bola, tak jarang Fadila Santi yang akrab disapa Dila ini, juga bermain sepak bola bersama saudara sepupu dan teman sebayanya. Hobi sepak bola sosok wanita kelahiran Kijang 11 Oktober 1987 ini pun tak pudar sampai saat ini. Bahkan Dila sehari-hari sebagai guru SD ini pun memotivasi muridnya, untuk bermain sepak bola.

Upaya ini dilakukan Dila, karena sepak bola putri di Bintan dan Tanjungpinang sempat hilang, akibat turnamen yang dijalankan di Sungai Enam ditiadakan, sejak tahun 1995-an silam. Menurut Dila, sepak bola putri di Bintan dan Tanjungpinang redup, karena saat itu kaum perempuan dianggap tidak sesuai kodratnya, jika menjadi pemain bola.

”Nah, sejak tahun 2014 lalu, saya ingin membangkitkan sepak bola putri lagi. Ya, ibarat mau nyalakan yang sudah redup. Memulai dari latihan futsal sampai ke sepak bola,” tutur Dila.

Sejak empat tahun terakhir, setiap pembukaan open turnamen Idul Fitri Cup (IFC) Sungai Enam, Dila bersama rekan-rekannya menggelar pertandingan ekshibisi sepak bola wanita, dengan mengundang tim tangguh dari Kota Tanjungpinang. Bahkan, Dila dipercaya menjadi ketua panitia penyelenggara IFC ke-39 Sungai Enam, baru-baru ini. Terakhir, Dila dan kawan-kawan menjuarai turnamen sepak bola putri di Desa Penaga, Kabupaten Bintan.

Dila berharap bisa menjadi orang yang bermanfaat bagi orang lain. Terutama dalam memotivasi bangkitnya sepak bola putri di Kabupaten Bintan, dan Provinsi Kepri pada umumnya. Misi itu tak jauh berbeda dengan apa yang dilakukan PSSI pusat.

”Saya dukung, kalau PSSI pusat benar-benar mendorong prestasi sepak bola putri dalam menghadapi Asian Games 2018, dan menjelang kualifikasi sepak bola Asia U-16 2019 mendatang,” demikian ditambahkan Fadila Santi. (fre)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here