Dilema SWRO

0
398
Gedung SWRO Batu Hitam. f-dokumen/tanjungpinang pos

MBS kami menyambut baik niat pak gubernur utk menurunkan tarif SWRO tapi bukankah hrs memulai lg langkah awal utk berdiskusi dg DPRD dan akan memakan waktu yg lama itupun kalau ada kesepakatan jikalau tdk gimana ? Kami mohon bisa menghargai para pejabat yg telah berjerih payah menghabiskan waktu dan pikiran dan selama ini banyak yg mengeluh belum dpt pemasangan baru di dlm kota dg alasan bermacam macam dan tdk transparan seperti ada pejabat yg daftar tak lama langsung di pasang.
+6285668230693

Percepat Fungsikan SWRO
MBS Kpd bpk gubenur, mohon SWRO diteruskan secepatnya, krn harga Rp19500 tdk keberatan bagi warga dari pd beli air tangki itupun hrs dipesan dulu
+6285668230693

Tarif SWRO Terlalu Mahal
MBS Kpd yth Bpk Gubernur Kepri jangan terburu buru untuk meresmikan SWRO harga perkubik sangat mahal untuk masyarakat ekonomi lemah. Dan bpk perlu berhati hati dlm hal ini mungkin sebagian orang ada yg mencari keuntungan melalui SWRO Sabaas pak.
+6285977506700

TANGGAPAN:
Beberapa waktu lalu SWRO Batu Hitam sempat dioperasikan, namun belum maksimal. Ini masih sebagai bentuk ujicoba, dengan waktu beroperasi terbatas. Yaitu lima jam sehari sudah termasuk produksi dan distribusi. Bahan-bahan kimia yang digunakan merupakan sisa atau stok dari Satker SPAM Kepri yang akhir tahun lalu melakukan ujicoba produksi. Diperkirakannya, stok akan bertahan sampai Maret ini. Sedangkan untuk berikutnya, masih berharap ada bantuan dari Satker SPAM Kepri.

Anggaran biaya kimia tidak ada, jadi berharap dari Satker SPAM Kepri. Terkait realisasi bantuan saya tidak tahu, namun hal ini sudah diketahui Kadis PU dan membicarakannya ke Sekda dan Direktur SPAM Kepri. Dengan waktu prosuksi dan distribusi lima jam sehari, memerlukan biaya kimia sekitar Rp 38 juta hingga Rp 40 juta per bulan.

Terkait pembelian kimianya, menurutnya sudah ada di Batam. Meskipun belum diketahui apakah semua jenisnya lengkap atau tidak. Ada beberapa macam kimia digunakan, jadi tidak tahu di Batam lengkap atau tidak. Informasi yang saya terima dari pihak Satker SPAM Kepri dulu belinya di Jakarta.

Selain itu, biaya listrik sekitar Rp 90 juta hingga Rp 100 juta per bulan. Dua bulan terakhir beroperasi, ia mengakui belum membayar ke PLN. Kalau jam produksi dan distribusi semakin lama maka biayanya akan semakin besar. Opertor untuk SWRO Batu Hitam berjumlah 10 orang. Terdiri dari lima orang produksi dan lima lagi distribusi. Terkait honornya, Pemko sudah menyediakan melalui UPTD.

Dari data yang mereka miliki, produksi SWRO kini sudah melayani 2.825 sambungan atau pelanggan. Pelanggan berada di zonasi mulai dari Jalan Pos, Pasar KUD, Tambak, Potong Lembu, Gurindam, Gudang Minyak dan Tanjungunggat. Dalam proses ujicoba sekarang, warga belum dikenakan biaya atau gratis. Terkait tarif, ia mengaku masih akan dibahas bersama Satker SPAM Kepri.

Sebelumnya sempat dicetuskan Rp 19 ribu per kubik. Hanya saja, belum ada penetapan secara legal. Kalau tarif masih akan dibahas, sebelum ditentukan maka air yang diproduksi masih gratis.(dlp)

Heri Jumeri
Kepala UPTD SPAM Tanjungpinang,

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here