Dinas Koperasi, UKM Perindag Gelar Operasi Pasar

0
420
DINAS Koperasi UKM Perindag dan ESDM Karimun melaksanakan operasi Pasar di Meral, Rabu (6/6).F-ALRION/tanjungpinang pos

KARIMUN – Dinas Koperasi, UKM Perindag dan ESDM Karimun sejak Senin kemarin sampai Rabu (6/6) melaksanakan Operasi Pasar di beberapa titik. Operasi tersebut, guna memberikan kemudahan bagi warga kurang mampu untuk memenuhi kebutuhan jelang Idul fitri 1439 H.

”Operasi Pasar berlangsung di beberapa pemukiman padat penduduk, dengan tingkat ekonomi menengah ke bawah. Sedangkan yang menjadi sasaran utama pelaksanaan Operasi Pasar untuk warga yang kurang mampu. Dengan menggunakan lori, pihaknya menjual macam-macam jenis sembako berupa beras, gula, tepung l, telur sesuai dengan harga distributor,” kata Kadiskopukmperindag dan esdm Karimun, M Yosli.

Baca Juga :  KPPG Gelar Sunatan Massal

Barang tersebut dijual, atas hasil kerja sama dengan distributor sembako di Karimun dan Kundur. Sasarannya, lanjut Yosli, untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat kurang mampu dalam rangka menyambut hari raya Idul Fitri.

Pembelian sembako dibatasi, untuk mencegah penyalahgunaan barang yang telah dibeli dan dimanfaatkan pemilik modal untuk mendapat keuntungan berlebihan. Masyarakat kurang mampu sangat terbantu, dengan adanya Operasi Pasar yang digelar.

Karena, warga bisa langsung membeli barang dengan harga yang lebih murah di pasaran. ”Sebab, Operasi Pasar harga barangnya tidak sama dengan harga dijual dipasar oleh pedagang. Kegiatan ini, salah satu bentuk Pemerintah menekan kenaikan harga barang dipasaran,” sebutnya.

Baca Juga :  Dinkes Diminta Lebih Aktif ke Masyarakat

Soal stok sembako, lanjut Yosli, sampai akhir Ramadan ia menjamin ada ketersediaan kebutuhan pokok. Beberapa harga komoditas bawang mengalami kenaikan dari harga biasanya. Sedangkan harga cabe merah dan sayuran lainnya masih normal dikisaran Rp10 ribu sampai Rp37 ribu per kilogram.

”Pasokan sembako dan barang lainnya dari daerah asal sangat lancar saat ini. Kemungkinan ada lonjakan harga setelah hari lebaran Idul Fitri karena pasokan untuk sementara tidak masuk dan habis. Biasanya beberapa hari ada kenaikannya,” tutup Yosli. (yon)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here