Dinas PMD Bintan Latih Aparatur Desa di Pulau Terdepan

0
458
KEPALA Dinas PMD Bintan Rony Kartika disambut warga pulau terdepan Desa Mentebung, Kecamatan Tambelan, kemarin.f-istimewa

TAMBELAN – Pemkab Bintan melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) melatih aparatur pemerintah desa, hingga ke pulau terdepan. Tujuannya, agar pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) tepat sasaran, dan sesuai dengan ketentuan hukum.

Pulau terdepan yang menjadi sasaran dalam pelatihan aparatur desa itu antara lain di Kecamatan Tambelan. Pelatihan pengelolaan keuangan DD dan ADD ini ditujukan kepada sejumlah aparatur pemerintah desa.

Kepala Dinas PMD Bintan Rony Kartika menyampaikan, kegiatan pelatihan aparatur desa itu diselenggarakan, sebagai suatu upaya dalam peningkatan kapasitas aparatur desa khususnya di wilayah yang terdepan atau terluar. Pendampingan bagi aparatur pemerintah desa yang belum mengetahui secara utuh terkait pengelolaan keuangan desa ini, sangatlah diperlukan.

Baca Juga :  Spontan, Aktivitas Ekonomi Warga Bintan Meningkat

”Apalagi wilayah Kecamatan Tambelan merupakan pulau terdepan dan terjauh dari seluruh kecamatan, di wilayah Kabupaten Bintan. Sehingga pemberian materi khususnya dalam masalah pertanggungjawabannya laporan pertanggungjawaban keuangan desa sangat diperlukan,” tegas Rony Kartika, saat diwawancarai via telepon.

Dari pagu APBD 2019 Kabupaten Bintan dan bantuan pusat (APBN), Rony menyebutkan, 36 desa di Bintan menerima sebesar Rp104 miliar. Khusus di Kecamatan Tambelan menerima alokasi mencapai Rp19,8 miliar.

Total ADD dan DD itu ditujukan untuk Desa Batu Lepuk sebesar Rp2,3 miliar, Desa Kampung Hilir Rp3,4 miliar, Desa Kampung Melayu Rp2,4 miliar, Desa Pulau Mentebung Rp3,3 miliar, Desa Pulau Pinang Rp2,9 miliar, Desa Kukup Rp2,6 miliar, serta Desa Pengikik senilai Rp2,9 miliar.

Baca Juga :  Bupati Bintan Desak Kemenhub RI

”Prinsipnya, dari pelatihan ini, kita ingin agar bisa meningkatkan pengetahuan terkait sistem keuangan desa. Baik anggaran yang bersumber dari ADD maupun DD,” tegasnya.

”Untuk memberikan pelatihan ini, kami kunker sampai ke Pulau Mentebung, pulau terluar di Kecamatan Tambelan,” sambungnya.

Bupati Bintan H Apri Sujadi menyampaikan, perkembangan dan pencapaian pembangunan desa di Kabupaten Bintan saat ini berlangsung baik. Sebelumnya, desa belum mampu menghasilkan PADes sendiri. Dengan program ADD dan DD saat ini. desa sudah bisa jauh lebih mandiri.

Baca Juga :  Bupati Bangga Bisa Sekolah Lagi

”Bahkan melalui BUMDes yang merupakan penyertaan modal dari APBDes, tahun 2018 pembagian SHU mampu melebihi Rp599 miliar, di seluruh desa se-Kabupaten Bintan,” tutupnya. (fre)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here