Dinas PUPR Diminta Benahi Gorong Gorong

0
205
ZAI Zulfikar dan Kabid dari PUPR Karimun M Almasa Fitra berdialog dengan masyarakat Meral terkait pembangunan Box Culvert dan drainase di Jalan Ahmad Yani, Meral, Selasa (12/2) kemarin. F-ISTIMEWA

KARIMUN – Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun diminta membenahi gorong-gorong saluran air dari pemukiman padat penduduk sampai ke laut.

Permintaan itu untuk mencegah terjadinya genangan air saat hujan lebat.

”Masyarakat datang mengadu meminta gorong-gorong di Jalan Ahmad Yani Meral untuk dibenahi atau perbaiki sampai arah laut. Agar tidak ada genangan air dibahu jalan saat hujan lebat,” kata Anggota DPRD Karimun, Zai Zulfikar.

Masyarakat mengajak langsung, untuk turun melihat kondisi drainase di sepanjang Jalan Ahmad Yani, Meral. Sehingga, saluran air ke arah laut harus lancar saat hujan deras.

Selama ini, setelah hujan reda tumpukan sampah tertinggal dibahu jalan karena tidak terbawa air sampai ke laut.

”Setelah diperiksa, penyebabnya tumpukan pasir pada gorong-gorong dengan ukuran kecil dan saluran air ke laut sudah tidak mampu menampung. Sampah dan pasir, sehingga air meluber ke badan jalan,” terang Zai Zulfikar

Kemudian, ia meminta Kabid dari Dinas PUPR Karimun M Almansa Fitra ikut turun dan mencatat usulan dari masyarakat.

Agar usulan dimasukkan salah satu rencana pembangunan di tahun ini atau tahun yang akan datang.

”Menanggapi laporan warga ini, PUPR Karimun akan mencatat dan kemudian mengukur rencana perbaikan drainase dan perbaikan yang lain di Meral. Nanti akan dibuatkan box culvert di Jalan Ahmad Yani Meral,” kata Almansa Fitra.

Ia meminta kesediaan pemilik tanah jika diperlukan pelebaran drainase dari box culvert dan memberikan izin ketika tanah atau halamannya dijadikan tumpangan sementara material yang diperlukan untuk kebaikan bersama.

Selain itu, pembangunan jalan, pintu air dan lainnya masih mendominasi usulan pada Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan yang dijadwalkan selesai pada 20 Februari mendatang.

Sampai Kamis (7/2) kemarin di 4 kecamatan, telah melaksanakan Musrenbang dan beragam usulan dari masyarakat telah dicatat Baperlitbangda dan staf kecamatan. Selanjutnya, usulan itu akan dibahas pada Musrenbang tingkat kabupaten.

Dijadwalkan Musrenbang tingkat kabupaten dilaksanakan pada bulan Maret.

Setiap usulan prioritas, tentunya akan dibahas dan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.

Kemudian usulan yang dipilah usulan ke Pemprov Kepri dan Pemerintah Pusat.

Kemarin, Musrenbang di Kecamatan Kundur mengusulkan pengadaan mobil pengangkut sampah dan perluasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Selain itu, ada perluasan TPA dan penambahan mobil angkut sampah sudah sangat mendesak di Pulau Kundur seiring volume sampah yang terus bertambah.

Kemudian pembangunan jalan, pintu air untuk menormalkan aliran air sungai. Hal itu untuk menindaklanjuti pencegahan banjir di pemukiman padat penduduk dan areal perkebunan masyarakat.

”Soal pengadaan TPA dan lori pengangkut sampah, memang sudah sangat mendesak diperlukan di Pulau Kundur yang terdiri dari 3 Kecamatan, Kundur, Kundur Barat dan Kundur Utara. Jika tidak diadakan pada tahun ini dikhawatirkan angkutan sampah akan sulit berjalan lancar,” kata Anggota DPRD Karimun, Rohani. (yon)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here