Dinas PUPR Karimun Lambat Tangani Banjir

0
262
TINJAU: Anggota DPRD Karimun Rosmeri (kanan) saat meninjau warga terkena banjir di Kelurahan Baran. F-ISTIMEWA

KARIMUN – Dinas PUPR Kabupaten Karimun dianggap lambat melakukan normalisasi aliran sungai di Pulau Karimun. Hal itu terlihat dari persoalan banjir yang hingga kini tidak kunjung teratasi sampai penghujung akhir tahun 2017.

”Kami menilai Kadis PUPR Karimun Zulfan belum mampu bekerja sesuai harapan Bupati Karimun Aunur Rafiq. Hal itu terlihat dari persoalan banjir di pemukiman padat penduduk yang pernah ia tinjau tahun 2016 lalu. Kenyataan, ia kembali mengetahui tempat yang setahun lalu ia tinjau kini banjir lagi,” kata Atan, warga Meral.

Setiap banjir, ia selalu datang bersama Bupati Karimun Aunur Rafiq dan selalu menyatakan di hadapan pimpinan untuk segera mengatasi persoalan banjir. Namun, kenyataan sampai minggu lalu ucapan tersebut hanya isapan jempol. Sebab, banjir masih terjadi di tempat yang pernah ia tinjau beberapa waktu lalu.

”Makanya kita tanya dia kembali, apa penyebab persoalan banjir belum juga bisa diatasi,” sebut Atan.

Menurutnya, Bupati Karimun Aunur Rafiq seharusnya tidak perlu harus turun ke lokasi banjir seperti di Kelurahan Baran, Meral. Belum tuntasnya persoalan banjir, membuat kepercayaan masyarakat kepada program pemerintah menurun. Ia menegaskan, lemahnya kinerja PUPR di masa jabatan Zulfan. Hal itu juga dikeluhkan warga Jelutung beberapa waktu lalu yakni, papan proyek pengerjaan normalisasi sungai tidak dipasang pihak kontraktor.

Dampak dari lemahnya pengawasan dari dinas terkait, maka di yakini pengerjaan normalisasi sungai tidak maksimal. Anggota DPRD Karimun Rosmeri mengaku akan menemui masyarakat di pemukiman rawan banjir.

Ia berusaha mencari solusi, dan langkah apa yang harus dilakukan pemerintah mengatasi persoalan banjir. ”Semoga ada solusi dan masyarakat masih mau percaya. Mereka bisa saja kecewa dengan yang sebelumnya menemui mereka. Sampai saat ini belum terealisasi,” kata Rosmeri. (yon)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here