Dinkes Diminta Awasi Peredaran Pil Zombie

0
407

KARIMUN – MARAKNYA penyalahgunaan obat-obatan saat ini, Dinas Kesehatan Karimun dituntut mampu mengawasi peredaran seluruh obat-obatan di Kabupaten Karimun. Hal itu untuk mengantisipasi penyalahgunaan obat-obatan di kalangan remaja dan dewasa saat ini.

”Adanya pemberitaan di Tv dan media sosial serta media cetak, terkait hebohnya peredaran pil zombie atau PCC harus diantisipasi. Apakah obat berbahaya itu, sudah beredar di Karimun atau tidak,” ujar Hamid, seorang warga Karimun, Kamis (21/9).

Sebagai orangtua, tentunya merasa waswas serta khawatir terhadap anak-anak. Ia berharap, Dinas Kesehatan beserta Badan Pengawas Makanan dan Obat-obat (BPOM) mampu bersinergi dan memaksimalkan fungsinya.

Keresahannya semakin menjadi, terkait temuan pihak Yayasan Rumah Rehabsos Sado Karimun, adanya pelajar setingkat SMP terindikasi telah memakai narkoba berdasarkan hasil dari tes urine kepada ratusan siswa SMP.

Sampai hari ini, kata Hamid belum melihat upaya Dinkes Karimun menertibkan penjualan obat-obatan di kedai atau memberikan surat himbauan.

Tunjuan, untuk mengawasi peredaran obat yang dijual untuk umum. Terlebih lem kambing, dengan pembelinya masih kategori anak di bawah umur. Beberapa waktu lalu, Kadinkes Karimun Rahmadi mengatakan, pihaknya akan membuat surat edaran untuk semua kedai obat terkait penjualan obat-obatan seperti Komix untuk mencegah penyalahgunaan obat batuk tersebut di kalangan remaja.

Kenyataan sampai hari ini, surat yang dimaksud belum juga terpampang di kedai atau tempat keramaian. Kepala SMP Negeri 2 Tebing (Binaan) Karimun Raja Hernayati mengatakan, kepada siswa setiap hari selalu diingatkan untuk tetap berperilaku baik. Menjaga nama baik orangtua dan sekolah, serta tidak terpengaruh dengan lingkungan atau teman diluar.

”Anak-anak selalu kami pesan, agar lebih banyak beraktivitas seperti mengisi kegiatan belajar. Mengulang kembali pelajaran di rumah atau les, jika tidak ada kegiatan lebih baik tidur atau istirahat di rumah dari pada bermain,” kata Raja Hernayati.

Sebelumnya, pihak Dinas Pendidikan telah mengimbau kepada guru-guru di sekolah agar mengingatkan serta mensosialisasikan bahaya pil PCC yang saat ini tengah disorot secara nasional.

Belum lagi, pihak Kepolisian yakni Polres Karimun belakangan ini banyak mengungkap beberapa kasus peredaran narkoba di wilayah Kabupaten Karimun dan telah mengamankan beberapa tersangkanya.(ALRION)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here