Diperkirakan 12 Ribu Penumpang Melalui SBP

0
201
Para pengguna jasa Pelabuhan SBP arus mudik Lebaran 2019

TANJUNGPINANG – Ribuan pemudik mulai memadati Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang pada arus balik mudik Lebaran Idul Fitri 2019.

Guna menjamin kelancaran, keamanan, dan keselamatan perjalan arus mudik, beberapa petugas kepolisian, TNI, Badan SAR Nasional (Basarnas) Tanjunpinang, Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) tampak berjaga di berbagai sisi pelabuhan.

Pantauan Tanjungpinang Pos, Minggu (9/6) pagi, para pemudik dari berbagai tujuan berada di pelabuhan. Mulai dari yang tiba dan berangkat.

Kepala Seksi (Kasi) Keselamatan Pelayaran KSOP Pelabuhan SBP Tanjungpinang, A Martawilaya mengatakan, lonjakan arus balik mudik terjadi sejak H+3 lebaran Idul Fitri 2019. Pihaknya mencatat, perharinya sekitar 6.963 pemudik meninggalkan Tanjungpinang.

Demikian juga dengan pemudik yang datang ke Tanjungpinang diperkirakan mencapai 6.596 orang.

“Per hari sekitar 12 ribuan pengguna jasa di pelabuhan ini,” kata dia, Minggu (9/6).

Lanjutnya, untuk H+4 tercatat keberangkatan penumpang di pelabuhan domestik 6.177 sedang untuk kedatangan 5.924.

“Untuk hari ini merupakan puncak arus balik di prediksi sekitar 6 ribu hingga 7 ribu pemudik melalui Pelabuhan Domestik SBP,” jelasnya.

Lanjutnya, KSOP Pelabuhan SBP Tanjungpinang juga berkoordinasi dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk memastikan kondisi cuaca. Meski curah hujan cukup tinggi, Martawilaya menjelaskan bahwa tak ada keberangkatan kapal yang ditunda.

“Alhamdulillah hingga saat ini tak ada kapal yang mengalami penundaan keberangkatan. Imbauan baik kepada nakhoda dan penumpang agar selalu mengutamakan keselamatan terus dilakukan,” tambahnya.

Kapolsek Kawasan Pelabuhan SBP Tanjungpinang, Kompol Zulkifli menuturkan, menyiagakan 20 personel di kawasan Pelabuhan SBP. Pihaknya mengimbau kepada penumpang untuk menjaga barang bawaan dan anak-anaknya.

Ia juga mengingat warga agar berhati-hati, minimal menolak orang yang pura-pura baik dan menawarkan minuman. Khawtairnya, minuman itu sudah dicampur obat bius.

“Masyarakat juga kami imbau untuk membeli tiket kapal di konter resmi guna menghindari hal yang tak diinginkan,” ujarnya. (ray)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here