Dipindahkan, Penjualan Semakin Meningkat

0
707
LAYANI PEMBELI: Seorang pedagang saat melayani pembeli di lokasi pasar yang yang baru sambil menunggu Gedung Pasar Tembak selesai direhab F-ALRION/tanjungpinang pos

KARIMUN – PARA pedagang mengaku penjualan mereka meningkat sejak dipindahkan ke lahan warga karena Pasar Bukit Tembak, Meral, Karimun sedang proses pengerjaan pembangunan.

Perusda Karimun memindahkan pedagang berjualan di lahan milik warga untuk sementara waktu hingga pasar selesai direhab. ”Pembangunan Pasar Bukit Tembak, Meral telah dimulai dan akan siap dalam tahun ini juga. Untuk sementara, pedagang ke lahan milik warga tidak jauh dari areal pasar hingga pembangunan gedung pasar siap dikerjakan,” kata M Yosli, Kepala Dinas Perindag, Koperasi, UKM dan ESDM Karimun, Kamis (7/9).

Baca Juga :  Dewan dan OPD Bahas KUA PPAS APBD 2018

Pembangunan Pasar Bukit Tembak, menggunakan anggaran dari APBN. Yosli menjelaskan, nantinya ada penambahan bangunan pada bagian bawah pasar untuk pedagang pakaian. Meskipun dibangun, tidak ada penambahan lapak untuk pedagang baru yang sebagaimana telah dikelola Perusda Karimun selama ini.

Uda, salah seorang pedagang sayur mengatakan sejak dipindahkan ke pinggir jalan penjualan mereka meningkat dibanding hari biasanya. Karena pembeli cukup berhenti di pinggir jalan dan pembeli tidak harus berjalan jauh untuk memasuki pasar. ”Selama ini, pembeli enggan masuk ke dalam pasar karena harus berjalan sekitar 70 meter ke dalam,” terang Uda.

Baca Juga :  Pentingnya Cegah Kanker Serviks

Sehingga, pembeli lebih memilih belanja di kedai dekat perumahan atau pedagang keliling dan pedagang sore di Sungai Lakam. Ia menambahkan, beberapa harga komoditas sayur mayur mengalami kenaikan harga. Seperti kentang sebelumnya Rp 10 ribu per Kg naik menjadi Rp 14 ribu serta cabai merah Rp 34 ribu per Kg.(ALRION)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here