Dirazia Terus, Usaha Kafe Terancam Bangkrut

0
221
SEJUMLAH pramusaji salah satu THM saat dilakukan pendataan oleh tim gabungan ketika melaksanakan razia. f-hardiansyah/tanjungpinang pos

NATUNA – Aparat gabungan menggelar razia di kawasan Tempat Hiburan Malam (THM), Minggu (23/9) pagi dengan menyasar kafe-kafe yang buka hingga larut. Sementara, Yuli salah satu pemilik THM mengaku merugi setiap kali ada razia gabungan yang dilaksanakan.

Karena sejak ada razia banyak pelanggan kabur tanpa membayar minuman ringan yang sudah dipesan.

”Kita selalu merugi setiap kali datang razia. Banyak pengunjung yang kabur begitu saja dan tidak bayar,” ucap Yuli, usai di data oleh petugas.

Baginya, jika pelaksanaan razia ini dilaksanakan setiap waktu jelas para pengusaha THM bakal merugi dan tidak bisa membayar gaji para pramusaji.

”Bisa bangkrut kita jika ada razia terus, Karena tidak ada yang mau berkunjung lagi. Seharusnya, ada solusi yang terbaik bagi kami para pengusaha THM,” tutupnya.

Razia tersebut guna meningkatkan keamanan dan kenyamanan wilayah Natuna, Tim Pekat gelar razia gabungan kesejumlah (Tempat Hiburan Malam) yang diprediksi masih buka di luar ketentuan yang berlaku.

Kapolres Natuna AKBP Nugroho Dwi Karyanto melalui Wakapolres Natuna Kompol Renan menuturkan, razia gabungan yang dikuti oleh segala unsur diantaranya Polisi, Pom TNI, AU, AL, AD, Komposit, Disperindag, Kecamatan, dibagi menjadi 3 tim.

”Razia gabungan dari beberapa unsur, kita bagi tiga tim diantaranya tim satu wilayah Sepempang dan Puak, tim dua wilayah Batu Kapal sampai Jemengan, dan wilayah tiga dari Air Lakon sampai Pramuka,” kata Wakapolres Renan, usai memimpin Apel razia gabungan di mako Satpol PP, Minggu (23/9) pagi.

Ia menambahkan, dari sejumlah lokasi THM tersebut banyak THM yang tidak buka hingga larut malam dan ada beberapa yang masih buka namun sepi pengunjung.

”Kita mulai bergerak dari pukul 00.00 WIB sampai 02.00 WIB. Dan hasil yang didapat sejumlah minuman yang kadar alkholnya di atas 5 persen disita,” ujarnya.

Ia menambahkan, razia ini rencananya tidak hanya menyisir THM saja dan rencananya akan menyisir sejumlah rumah kos-kosan dan penginapan yang diduga sebagai tempat kumpul kebo.

”Kita akan giat patroli gabungan ke penginapan dan kos-kosan yang diduga sebagai tempat kumpul serta penertiban jam belajar malam,” jelasnya. (hrd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here