Direktur RSUD Dicopot

0
595
RSUD: Bangunan gedung RSUD Embung Fatimah di Batuaji. f-dokumen/tanjungpinang pos

BATAM – Wali Kota Batam, HM Rudi mengambil langkah tegas terhadap Direktur RSUD Embung Fatimah, Gunawan Budi Santosa. Gunawan diberhentikan dari jabatannya dan akan digantikan Kepala Dinas Kesehatan Batam, Didi Kusmaryadi, sebagai pelaksana tugas Direktur RSUD Embung Fatimah. Setelah itu, baru akan ada pembahasan dengan BPJS terkait insentif dokter akan dilakukan. Rencana pencopotan Gunawan itu diungkapkan Rudi, Selasa (22/8) di Batam, usai paripurna DPRD Batam, terkait pengesahan KUA PPAS Perubahan 2017. ”Besok sudah ada Plt (pelaksana tugas) baru. Besok saya ganti. Besok pak Didi sudah jadi Plt,” ungkap Rudi.

Setelah itu, direncanakan Kamis (24/8) mendatang, akan ada pembahasan soal tunjangan jasa medik. Dimana, data antara BPJS dan RSUD akan dicocokkan. ”Hari Kamis verifikasi antara BPJS dengan kita. Saya minta datanya. Biar dicocokkan, biar klop. Tidak usah saling menyalahkan,” sambung Rudi.

BPJS sendiri diakui Rudi sudah dipanggilnya, terkait dengan tunjangan jasa medik, yang mengakibatkan dokter dan tenaga medis di RSUD Embung Fatimah, demo. ”Tadi BPJS sudah saya panggil. Biar tidak saling menyalahkan. Saya minta, dicocokkan data, karena didata kita, ada yang belum selesai. Datanya dia bilang tidak ada. Makanya dicocokkan. Bosnya pak Sarmen pendidikan. Besok pulang, jadi Kamis dicocokkan,” imbuh Ardi.

Sebelumnya, dokter dan tenaga kesehatan RSUD Embung Fatimah menggelar mogok, tunjangan jasa medik. Pemko Batam menyebutkan pembayaran terkendala, karena pihak BPJS (Kesehatan) yang belum membayar tagihan ke RSUD. Sehingga dana untuk membayar uang jasa belum bisa dilakukan. (mbb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here