Dirut BUMD Tak Kunjung Ditahan

0
806
Irjen Pol Sam Budigusdian

Sudah Dua Bulan Asep Jadi Tersangka

Meskipun sudah berstatus tersangka, Posisi Direktur Utama (Dirut) BUMD Tanjungpinang Asep Nana Suryana belum diganti. Polda Kepri juga belum menahannya.

TANJUNGPINANG – Menurut Kapolda Kepri Irjen Pol Sam Budigusdian, Asep Nana Suryana tidak mesti dilakukan penahanan. Ia beralasan karena belum terbukti bersalah. Asep juga disebut tidak perlu dilakukan pencekalan.

”Kita masih menunggu dari pihak kejaksaan itu bagaimana tindak lanjutnya, karena dari pemeriksaan petunjuk jaksa berkasnya dipisah,” kata Sam Budigusdian, juga Ketua PBVSI Kepri, Sabtu (29/4), usai melantik Pengurus PBVSI Kota Tanjungpinang di Kantor Perpustakaan dan Arsip Kota Tanjungpinang.

Kata dia, untuk tersangka Asep, pihak kejaksaan meminta berkasnya untuk di pisah dengan tersangka Slamet dan Polda juga sedang memenuhi petunjuk dari jaksa. Berkasnya sudah disampaikan ke kejaksaan. Saat ini Polda lagi menunggu dari kejaksaan bagaimana berkasnya.

Baca Juga :  Caketum KONI Kepri Hadiri Raker Perpani

Meskipun yang bersangkutan telah ditetapkan sebagai tersangka tidak perlu dilakukan pencekalan. Namun Polda akan lihat perkembangannya, karena dalam penyelidikan ada petunjuk-petunjuk dari penuntut untuk melengkapi penyidikan.

”Belum ditahan dan belum dicekal. Karena, belum terbukti bersalah,” Irjen Pol, Sam Budigusdian

Penetapan kedua tersangka dugaan kasus pungli tersebut, telah dilakukan melalui penyelidikan dan penyidikan yang matang. Dugaan kasus tersebut bermula tertangkapnya, Slamet, oknum pegawai BUMD Tanjungpinang dalam OTT Tim Saber Pungli di Pasar Bintan Center, Tanjungpinang Timur, Jumat (17/2) lalu.

OTT ini setelah polisi mendapat komplain dan keluhan warga masyarakat kecil.
Warga yang berjualan dan menyewa kios/lapak di Pasar Bintancenter, KM 9 Tanjungpinang itu mengeluh mahalnya biaya sewa kios/lapak serta banyaknya pungutan terhadap para pedagang di pasar tersebut.

Baca Juga :  Akhirnya, Susanto Bergabung ke PSTS

Dalam kasus tersebut, tim penyidik Sub Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Subdit Tipikor) Polda Kepri juga telah melakukan rekonstruksi (Reka Ulang) terhadap tersangka Slamet dengan menampilkan sebanyak 32 adegan.

Sebanyak 32 adegan rekonstruksi tersebut ditampilkan tersangka Slamet di dua tempat yang berbeda, yakni di Kedai Kopi Stand Up, di Pasar Bintancenter KM 9 Tanjungpinang dan Kantor PT TMB BUMD di jalan Pelantar Mutiara III No 4 Potong Lembu, Kecamatan Tanjungpinang Barat, Kota Tanjungpinang.

Dalam rekonstruksi di Pasar Bintan Center Tanjungpinang, sedikitnya menampilkan sebanyak 17 adegan yang diperagakan tersangka Slamet. Sedangkan di Kantor PT TMB BUMD berlantai 3 terletak di kawasan akau Potong Lembu, menampilkan 15 adegan.

Baca Juga :  Srikandi Bintan Menang Telak

Sebagian dari adegan tersebut terlihat saat tersangka Slamet menelpon Asep Nana suryana, selaku Dirut PT TMB BUMD Tanjungpinang, bahwa uang tersebut diterimanya.

Sementara dalam rekonstruksi di dalam PT TMB BUMD Tanjungpinang juga terlihat secara sepintas, bagaimana Slamet datang dan masuk ke dalam kontornya, kemudian melakukan komunikasi dengan sejumlah staf yang ada di dalamnya.(RAYMON)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here