Disaksikan Orangtua, Siswa Berdamai

0
314
Kapolsek Tanjungpinang Timur Indra Jaya dan Kapolsek Tanjungpinang Barat Firuddin memimpin mediasi perdamaian siswa SMAN 3 dan siswa SMKN 3 Tanjungpinang, Kamis (15/8) siang.

TANJUNGPINANG – Pasca video perkelahian antara pelajar SMAN 3 Tanjungpinang dan SMKN3 Tanjungpinang beredar, para orangtua siswa terkait diundang menyaksikan perdamaian di antara mereka yang bertikai.

Mediasi ini dihadiri Kasi SMK Dinas Pendidikan Provinsi Kepri, Arief Salman, Kapolsek Tanjungpinang Timur, Indra Jaya, Kapolsek Tanjungpinang Barat, Firuddin serta Kepala Sekolah SMA Negeri 3 Tanjungpinang Jumadi, Kepala sekolah SMK Negeri 3 Tanjungpinang Asmiati, WR dan unsur lainnya.

Komitmen berdamai dilaksanakan di salah satu ruangan SMAN 3 Tanjungpinang, Tugu Pahlawan, Kamis (15/8) siang.

Kasi SMK Disdik Kepri, Arief Salman menuturkan, bahwa perkelahian ini masih masuk kategori kenakalan remaja yang wajar. Meski demikian, pihaknya merasa perlu memediasi bersama unsur lainnya untuk mendamaikan.

“Harus didamaikan melalui mediasi, agar kedepannya tidak ada lagi perkelahian semacam ini,” ujarnya kepada Tanjungpinang Pos di lokasi.

Ia menuturkan, awal mula perkelahian karena ketersinggungan yang juga melibatkan beberapa oknum alumi sekolah. Setelah cekcok, rombongan beberapa siswa SMKN 3 Tanjungpinang menyambangi SMAN3 Tanjungpinang.

Dalam pertemuan itu, ada alumni SMKN 3 Tanjungpinang yang menyenggol salah satu siswa perempuan SMAN 3 Tanjungpinang. Salah satu siswa laki-laki yang melihat, meminta untuk tidak melakukan hal itu kepada perempuan. Merasa tersinggung maka terjadi perkelahian yang melibatkan beberapa siswa lainnya.

“Saya rasa ini cukup di sini saja, jangan diperlebar lagi. Biar dunia pendidikan kita juga damai. Menurut pribadi saya masih masuk kategori kenakalan biasa,” ucapnya.

Kapolsek Tanjungpinang Timur, Indra Jaya menuturkan, perkelahian bukan lah solusi. Malah bisa menimbulkan hal-hal tak diinginkan. Ia berpesan agar hal seperti ini jangan terulang. Bukan hanya kepada siswa yang sedang bersilisih namun juga secara menyeluruh.

Indra Jaya menuturkan, tidak ada persoalan yang tidak bisa diselesaikan. Hanya bagaimana membangun komunikasi yang baik. Mediasi menghasilkan kesepakatan tidak mengulangi perbuatan yang merugikan kedua belah pihak yaitu tawuran. Kedua belah pihak telah membuat kesepakatan untuk berdamai. (dlp)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here