Disbudpora Bintan Undang Tim Ahli

0
1012
TIM pemerintah Kecamatan Tambelan, Kabupaten Bintan mengamati rangka hewan langka yang ditemukan warga Tambelan Usman Saleh, kemarin. F-ISTIMEWA

Pelajari Temuan Kerangka Hewan Langka

BINTAN – DINAS Kebudayaan, Pemuda dan olahraga (Disbudpora) Bintan mengundang tim ahli dari Balai Kajian dan Sejarah, untuk meneliti kerangka hewan langka yang ditemukan di Kecamatan Tambelan. Warga Tambelan berharap kerangka hewan langka itu menjadi objek kunjungan wisata budaya, ke depannya.

Makhfur Zurachman, Kepala Disbudpora Bintan menjelaskan, pihaknya saat ini sudah berkoordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Bintan, untuk membantu pengawasan dan pengamanan kerangka tersebut.

”Tahap awal kami berkoordinasi dengan Dinas PMD, karena itu yang temukan kan masyarakat desa. Selanjutnya kami akan bekerja sama dengan dinas lain seperti Dinas Kesehatan, Dinas Pariwisata, Tim Balai Kajian dan Sejarah serta Dinas Kelautan dan Perikanan,” katanya, Rabu (14/2).

Baca Juga :  PT Hanghuo Investment Diminta Tak Bahayakan Pengguna Jalan

Ia menyebutkan, saat ini pihaknya belum dapat memastikan apakah kerangka tersebut akan dibawa ke Bintan, kemudian dilestarikan di museum Bahari. Karena perlu ahli yang menentukannya.

”Kalau ternyata itu bukan kerangka hewan langka, ya kami tidak perlu membawa dan mengawetkannya. Namun, kalau itu ternyata hewan langka dan kemudian akan mendatangkan nilai ekonomis, akan kami bawa ke Pulau Bintan,” jelasnya.

Untuk saat ini, jelasnya, Disbudpora belum dapat menyimpulkan, karena baru melihat sebatas foto saja. Menurutnya, jika tim ahli sudah datang dan menelaah kerangka tersebut, baru dapat dilakukan langkah selanjutnya.

Baca Juga :  Bupati Serahkan Bantuan 40 Rumah

”Kami yakin Pak Bupati juga akan mendukung pelestarian tersebut, jika memang kerangka tersebut merupakan hewan langka yang bernilai ekonomis,” sebutnya.

Saat ini, tambahnya, pihaknya juga akan bekerja sama dengan tim Balai Kajian dan Sejarah untuk dapat datang langsung ke Tambelan.

Pada kesempatan lain, warga Tambelan Ashom mengatakan, kerangka hewan langka yang ditemukan Usman Saleh warga Tambelan itu, dalam pengawasan pemerintah Kecamatan Tambelan. Pemerintah kecamatan dan warga berharap, kerangka hewan laut berukuran besar itu segera diteliti. Sehingga, bisa menjadi objek wisata budaya.

Baca Juga :  Jadi Tersangka, Kades Belum Diperiksa

Kerangka hewan langka dengan diameter bagian kepala 4 meter dan panjang mencapai 11 meter ini, ditemukan Usman Saleh di pesisir pantai Pulau Betundak, Desa Kukup, Kecamatan Tambelan, Kamis (8/2) lalu. Kemudian, kerangka ini dievakuasi ke rumahnya.

”Kerangka ini di bawah pengawasan Pak Sekcam dan pemerintah Kecamatan Tambelan. Warga masih menunggu tim ahli purbakala, untuk meneliti kerangka itu,” sebut Ashom.(JENDARAS-YENDI)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here