Disdik Diminta Tidak Fokus Sistem Daring

0
131
Teddy Jun Askara saat memimpin rapat bersama Dinas Pendidikan Pemprov Kepri, belum lama ini. f-suhardi/tanjungpinang pos

BATAM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kepri mengingatkan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA jangan hanya menggunakan sistem on line dalam jaringan (daring).

Ketua Komisi IV DPRD Kepri Teddy Jun Askara kepada Tanjungpinang Pos, Rabu (12/6), menuturkan, Dinas Pendidikan harus mempertimbangkan kesiapan perangkat dalam sistem PPDB SMA tahun ini secara daring.

Selain itu, Disdik Kepri menyiapkan strategi lain agar tidak menghambat pendaftaran siswa baru. ”Jika tidak siap, dan tidak dapat memastikan sistem daring berjalan mulus, maka harus siapkan opsi lain. Contohnya, pendaftaran siswa baru dapat dilakukan di sekolah,” ujarnya.

Politisi Partai Golkar itu mengaku sudah membahas permasalahan itu berulang kali dengan Disdik Kepri. Semestinya hasil evaluasi, dan catatan DPRD Kepri dilaksanakan Disdik Kepri.

Ia tidak ingin lagi melihat sistem PPDB secara daring menyusahkan orang tua siswa yang ingin mendaftarkan putra-putrinya, seperti yang terjadi tahun 2018. Akibat ketidakmampuan server, orang tua siswa menjadi kecewa dan mengeluh karena tidak dapat mendaftarkan anak-anaknya melalui daring.

Semestinya, Disdik Kepri memberi opsi lain agar mereka dapat mendaftar secara manual. ”Tahun lalu sudah kacau-balau, jangan terulang lagi tahun ini. Ini menjadi catatan penting bagi Disdik Kepri,” tegasnya.

Ia menuturkan petugas PPDB juga sebaiknya berada di sekolah saat pelaksanaan pendaftaran siswa baru. Kehadiran mereka harus memberi kemudahan kepada para orang tua. (ais)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here