Disdukcapil Percepat Perekaman KTP-el

0
267
Warga saat mengurus surat administrasi kependudukan di Kantor Disdukcapil Tanjungpinang, Selasa (27/11). F-ANDRI/TANJUGNPINANG POS

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tanjungpinang terus mengebut proses perekaman dan pencetakan KTP-el.

TANJUNGPINANG – Pasalnya hingga saat ini jumlah warga yang belum melakukan perekaman mencapai 8.025 jiwa. Kementerian memberikan deadline hingga akhir Desember ini, semua masyarakat yang sudah berumur 17 tahun ke atas harus memiliki KTP-el. Paling tidak sudah melakukan perekaman KTP-el.

Kepala Disdukcapil Kota Tanjungpinang, Irianto mengatakan berdasarkan data per Juli 2018, masyarakat masuk dalam kategori wajib KTP sebanyak 156.447 jiwa. Masyarakat yang sudah melakukan perekaman sekitar 148.422 jiwa. Belum melakukan perekaman KTP-el elektronik sekitar 8.025 jiwa. Sementara, masyarakat yang sudah memiliki KTP elektronik sekitar 142.074 jiwa.

Selain masih ada sejumlah warga yang belum memiliki kartu identitas, perekaman juga untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak politiknya pada pemungutan suara pemilihan umum (pemilu) tahun 2019.

Selain menggecarkan sosialisasi ke masyarakat, juga jemput bola guna memudahkan masyarakat agar mau datang melakukan perekaman KTP.

Sosialisasi juga akan dilakukan ke sekolah-sekolah agar pelajar yang sudah berumur 17 tahun ke atas, untuk melakukan perekaman KTP.

Sambung dia, sistem sekarang data perekam KTP elektronik, tidak bisa dicek hingga dilihat per bulan. Tapi, Disdukcapil Kota Tanjungpinang bisa memiliki data tersebut setelah enam bulan. Karena yang memiliki Data Konsulidasi Bersih (DKB), adalah pemerintah pusat.

Kemudian, petugas Disdukcapil Kota Tanjungpinang, melayani masyarakat yang melakukan perekaman sekitar 60 orang per hari. Dari 60 orang, diperkirakan 15 orang masuk kategori data biometrik, 45 orang langsung masuk ke selver pusat.

”Kita terus ingatkan kepada masyarakat, bagi yang belum melakukan peremakan silahkan melakukan peremakan,” ujarnya.

Sambung dia, perekaman KTP bisa dilakukan di Kantor Camat Tanjungpinang Barat dan Kantor Disdukcapil. Proses pembuatan KTP-el juga tidak berbelit-belit lagi.

Ia juga mengklaim, pelayanan mengurus KTP elektronik bisa selesai hitung menit. Pasalnya, sistem KTP elektronik sudah canggih menggunakan Siak 7.

Dengan hitungan 5-10 menit, masyarakat sudah memiliki KTP elektronik. Tapi, dengan catatan ada signal.

Karena cetak KTP elektronik tergantung pada signal. Kalau tidak ada signal, petugas Disdukcapil Kota Tanjungpinang tidak bisa cetak KTP elektronik milik masyarakat.

”Jangankan untuk cetak. Untuk merekam saja terganggu. Karena semua ini tergantung signal dan signal,” terang dia.

Ia optimis, Disdukcapil Kota Tanjungpinang bisa mencapai target yang diberikan Dirjen Kependudukan terkait perekaman KTP elektronik.

”Kita masih punya stok 1.000 blanko KTP elektronik. Ini sudah kita sampaikan ke Disdukcapil Provinsi Kepri. Mudah-mudahan dalam waktu dekat, blanko KTP elektronik kita bertambah. Kita tunggu saja,” sebut dia.(ANDRI DS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here