Dishub Ajukan 50 Unit Busway

0
496
Naik busway: Walikota Batam Rudi SE bersama undangan saat naik busway beberapa waktu lalu. f-dokumen/tanjungpinang pos

BATAM – Pemko Batam terus mengupayakan biaya transportasi murah dan nyaman untuk war4ga Batam dan wisatawan. Setelah hampir seluruh batam ada rute busway, kini Pemko Batam kembali mengajukan tambahan 50 bis busway lagi ke pemerintah Pusat.

Diharapkan, usulan tambahan busway ini terealisasi pada mendatang. Jika pemerintah pusat menyetujui, maka Pemko Batam akan membangun tambahan halte busway. Sementara untuk tahun 2017, Batam tidak mendapat tambahan busway.

Menurut Kepala Dinas Perhubungan Batam, Yusfa Hendri, jumlah busway saat ini ada 54 unit. Bus-bus itu melayani di koridor busway yang dibangun di Batam.

”Tahun depan, rencana akan kita tambah. Kita juga mengajukan tambahan ke pusat, untuk busway sebanyak 50 unit,” kata Yusfa, Senin (9/10).

Saat ini, kebutuhan yang diajukan selain tambahan koridor baru, juga untuk bus-bus yang sudah tua diremajakan. Terlebih untuk pengganti sejumlah bis Damri di Batam yang sudah selayaknya diganti. ”Jumlah itu termaksud untuk mengganti bus tua, seperti Damri. Jadi nanti diganti dengan busway,” bebernya.

Untuk koridor baru, rencananya akan disiapkan busway dari Nongsa ke Punggur. Selain akan dibuka jalur baru dari simpang Tembesi ke Galang. ”Sekarang, belum ada busway. Adanya baru Damri. Makanya tahun depan rencana kita buka Nongsa-Punggur dan Tembesi-Galang. Kalau halte, sudah ada di Punggur, tinggal armadanya belum,” imbuh Yusfa.

Hingga saat ini, busway yang diberi merk, transbatam telah melayani beberapa koridor. Di antaranya, Sekupang-Batamcenter, Tanjung Uncang-Batam Center, Sekupang-Jodoh, Tanjung Uncang-Sekupang, Tanjung Piayu-Jodoh, dan Nongsa-Jodoh.

Kabag Humas dan Protokol Setdako Batam Ardiwinata mengatakan, tahun 2017 ini Pemko Batam memang tidak mendapat bantuan bus dari pemerintah pusat. Sembari menunggu usulan penambahan bus disetujui pemerintah pusat, saat ini Dishub sedang melakukan sejumlah perbaikan terhadap bus yang rusak.

”Untuk Galang, busway dibutuhkan untuk menambah angkutan, selain masyarakat juga pelajar. Daerah lain juga, keberadaan busway sangat penting untuk pelajar,” ujar Ardi.(MARTUA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here