Dishub Bakal Panggil Agen Kapal

0
775
RIG: Kapal eksplorasi migas (rig) masih berlabuh di jalur pelayaran feri Tanjungpinang - Punggur. F-YENDI/TANJUNGPINANG POS

TANJUNGUBAN – Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kepri segera memanggil agen kapal, dalam waktu dekat ini. Tujuannya, untuk mengetahui potensi retribusi, dan menarik retribusi labuh jangkar kapal di wilayah perairan Bintan.

Jamhur Ismail, Kepala Dishub Kepri mengatakan, hingga saat ini besaran potensi PAD dari labuh jangkar untuk di wilayah Bintan, belum diketahui, berapa perkiraanya selama setahun. Namun sedang dibahas untuk dihitung.

”Sekarang, kami lagi tertibkan dan tentukan lokasi labuh jangkar. Setelah itu, kami akan panggil agen-agen kapal untuk disosialisasikan. Nanti tahu lah berapa estimasi potensi PAD dari situ,” katanya, Senin (10/7). Ia menambahkan, beberapa wilayah yang akan ditetapkan sebagai labuh jangkar itu antara lain di perairan Tanjunguban, Lobam, Berakit dan Bintan Timur. Sampai saat ini sedang dibahas dan akan disusun lokasinya.

Baca Juga :  Dinkes Menjamin Penggantian Biaya Berobat Anak Tusila

”Ikuti dulu prosesnya, dan kami akan libatkan pihak terkait,” jelasnya. Sementara itu, Yandrisyah Kepala Dinas Perhubungan Bintan mengatakan pihaknya tidak memiliki wewenang soal labuh jangkar. Karena, hal tersebut sudah diambil alih provinsi. Namun, pernah beberapa tahun lalu, BUMD Bintan PT BIS melakukan pemungutan labuh jangkar kapal di Berakit.

”Kalau sekarang BUMD Bintan itu tak lagi urus labuh jangkar. Jadi, potensinya berapa pun kami tidak tahu,” jelasnya. Gunawa, Kepala Unit Pelayanan Pelabuhan (UPP) atau Syahbandar Tanjunguban yang dikonfirmasi mengenai potensi pendapatan labuh jangkar di Tanjunguban dan sekitarnya, belum dapat dimintai keterangan soal tersebut. (aan)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here