Dishub Bintan Pasang Pita Penggaduh di Kijang Kota

0
475
PEJABAT eselon Dinas Perhubungan Kabupaten Bintan didampingi Bhabinkamtibmas Kijang Kota Brigadir Teddy Saputra, mengecek lokasi untuk pembangunan pita penggaduh, di sekitar bundaran tanjak, kemarin.F-ISTIMEWA

Cara Jitu Mengatasi Aksi Balap Liar Buat Remaja Degil

Aksi balap liar di kalangan remaja dan pelajar di Kecamatan Bintan Timur, tak pernah berhenti. Dasar degil. Sekarang, Dinas Perhubungan Kabupaten Bintan dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Kijang Kota punya cara jitu, untuk mengatasinya.

KIJANG – KALAU sudah malam libur sekolah, seperti Sabtu malam hingga Minggu dini hari, tak sedikit remaja yang nongkrong di kawasan relief Antam, sampai ke kola taman kota Kijang. Awalnya ngumpul dan bercerita biasa. Lambat laun, suara bising dari knalpot racing pun menggema. Tak menghiraukan, jika masyarakat saat itu sudah tidur.

Baca Juga :  Bandara Busung Jadi Bandara Komersil

Trek-trekan pun mulai beraksi. Dari RSUD Bintan, sampai bundaran tanjak depan masjid Nurul Iman, menjadi lintasan aksi balap liar para remaja degil ini. Asyik sih… Itu kata mereka yang belum merasakan nyawanya melayang di atas aspal. Tapi, aksi remaja degil yang sudah berlangsung sejak tahun 2018 lalu ini, sudah meresahkan warga Kijang Kota.

Saking geramnya, warga Kijang mengadu kepada pihak Bhabinkamtibmas Kijang Kota. Pengaduan ini pula, yang membuat Bhabinkamtibmas dan Kelurahan Kijang Kota menyurati dan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Bintan.

”Dari koordinasi itu, Dishub Bintan sudah punya cara jitu, untuk mengatasi aksi balap liar itu. Tahun 2019 ini, beberapa tempat yang biasa digunakan untuk trek balap liar, dipasang pita penggaduh,” kata Brigadir Teddy Saputra, kemarin.

Baca Juga :  Berinvestasi di Lobam Makin Mudah

”Kita hanya melaporkan keresahan warga ke Pemkab. Untuk pemasangan pita penggaduhnya, itu gawenya Dishub Bintan,” sambungnya.

Pemkab Bintan melalui Dishub Bintan, saat ini sudah merencanakan pemasangan pita penggaduh jalan, di lokasi yang kerab digunakan aksi balap liar. Kadishub Bintan M Insan Amin mengatakan, pemasangan pita penggaduh itu, atas laporan masyarakat.

”Sebelumnya kita mendapat surat dari Bhabinkamtibmas Kijang Kota Brigadir Teddy Saputra, atas keluhan masyarakat dengan adanya akasi balap liar di wilayah Kecamatan Bintan Timur,” kata Insan Amin.

Baca Juga :  Sepatu Program Asri, Menjuarai Lomba Foto Jurnalistik

Dari aduan itu, lanjutnya, Dishub Bintan berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas. Akhirnya disepakati, untuk membuat pita penggaduh jalan. Agar para pebalap liar tidak bisa lagi menggunakan jalan umum itu, untuk balapan liar.

”Usulan tahun 2018. Realisasi pembangunan pita penggaduh jalan tersebut, tahun anggaran 2019 ini realisasinya. Lokasi pita penggaduh ini di sekitar bundaran tanjak, RSUD dan di wilayah Tanah Kuning,” demikian dipaparkan Insan Amin. (YUSFREYENDI)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here