Dishub Hadang Angkot Non-trayek Bintan

0
736
PERSONEL Satlantas Polres Bintan bersama jajaran Dishub Kabupaten Bintan mengejek izin trayek dan kelengkapan angkot, yang beroperasi di wilayah Bintan, Senin (26/8).f-yendi/tanjungpinang pos

BINTAN – Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bintan dan jajaran serta Satlantas Polres Bintan menghadang, beberapa angkutan kota (angkot) non trayek Bintan, Senin (26/8) kemarin. Angkot yang biasa beroperasi di Kota Tanjungpinang tersebut diberikan pembinaan, agar tidak melanggar ketentuan trayek yang sudah diberlakukan.

Kepala Dishub Bintan M Insan Amin menjelaskan, pihaknya menerima keluhan jasa angkutan umum di Kabupaten Bintan. Karena, ada angkot dari Batam dan Kota Tanjungpinang yang masuk ke wilayah Tanjunguban. Selain itu, beberapa angkot dari Kota Tanjungpinang, membawa penumpang atau beroperasi hingga ke wilayah pelabuhan Sribayintan Kijang sekitarnya.

Baca Juga :  Banyak Aduan Soal Izin Lokasi

”Angkot ini non trayek Bintan. Tapi, mereka beroperasi di Bintan. Dalam ketentuannya, itu sudah melanggar aturan. Makanya, kami berkoordinasi dengan Organda dan Polres Bintan,” kata Insan Amin di sela melakukan razia gabungan bersama Satlantas Polres Bintan, di Km 16 Toapaya, Senin pagi kemarin.

Insan Amin menjelaskan, razia angkot non trayek Bintan itu dilaksanakan di Tanjunguban, simpang Km 16 jala Lintas Barat Toapaya, simpang Gesek dan Kijang. Dari hasil razia gabungan ini, ada sekitar 4 unit angkot yang ditemukan. Namun, tidak semua beroperasi atau membawa penumpang.

Baca Juga :  Petras Siswa SMPN 11, Waw Fantastis!

”Beberapa angkot yang kita hadang itu, kebetulan rumahnya berada di Bintan. Tapi, mereka tidak membawa penumpang. Meski demikian, kita berikan pembinaan, agar tidak beroperasi di wilayah non trayeknya,” ujar Insan Amin didampingi Kabid Raymon dan staf jajaran lainnya.

”Seandainya angkot Tanjungpinang mau masuk ke Bintan, pintunya harus ditutup dan tidak boleh membawa penumpang. Begitu juga sebaliknya. Kalau melanggar aturan UU nomo2 22/2009, ya sanksinya Rp500 ribu,” sambungnya. (fre)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here