Dishub Lambat Perbaiki Lampu Pengatur Jalan Raya

0
765
SEMRAWUT: Traffic light padam, warga khawatirkan rawan kejadian kecelakaan lalu lintas di simpang tiga Bintancenter tepatnya samping SPBU. f-RAYMON/TANJUNGPINANG POS

TANJUNGPINANG – Novita Yuli (31) salah seorang warga mengeluhkan traffic light atau lampu lalulintas di simpang Terminal Sungai Carang tepatnya di samping SPBU tak berfungsi atau padam.

Akibat padamnya lampu pengatur lalu lintas itu, aktivitas kendaraan tampak semrawut, dan bisa memicu kecelakaan. Ini juga menjadi tolak ukur kinerja Dinas Perhubungan (Dishub) yang terkesan lambat untuk memperbaiki. Padahal sudah rusak sejak sepekan lalu.

”Saya lihat lampu itu sudah lama mati, sekitar sepekan terakhir ini. Padahal kantor Dishub juga tak jauh, di Terminal Sungai Carang ini juga,” ujarnya kepada Tanjungpinang Pos, Jumat (5/5).

Akibat tidak ada lampu pengatur lalu lintas, kondisi lalu lintas jadi tak beraturan hingga semakin rawan terjadi kecelakaan. Seperti diketahui, lalulintas di kawasan itu tiap hari ramai. Lantaran satu di antara jalur utama di tengah kota dan menuju ke RSUD Provinsi Kepri dan Terminal Sungai Carang, Bintancenter (Bincen).

Baca Juga :  Warga Dilatih Cara Menyulam Bunga Hias

”Sudah pasti kendaraan yang keluar dari RSUD Provinsi Kepri melalui traffic light apakah ke arah lurus Batu 16 maupun ke arah Terminal Bintancenter,” ungkapnya.

Pantauan media ini sekitar pukul 08.00 WIB, beberapa pengendara yang melintas kebingungan karena tidak ada pengaturan lalulintas. Begitu juga dengan warga yang akan menyeberang jalan.

”Menurut saya ya, jalan dikawan ini rawan kecelakaan lalu lintas, apalagi traffic light-nya mati. Jangan sampai ada korban kecelakaanbaru diperbaiki,” tambahnya.

Sudah seharusnya bila traffic light padam segera diperbaiki. Jangan sampai, petugas tak mengetahui persoalan yang ada ditengah kota. Hal senada diungkapnya, Andri (30) menyebutkan kini kondisi lampu lalulintas padam dan bahkan tidak ada petugas yang membantu arus lalu lintas. Padahal, di pagi hari, jalur ini padat dilalui anak sekolah dan pakerja.

Baca Juga :  Waspadai Angin Kencang

”Setidaknya ada petugas yang mengatur arus lalulintas, semua ingin cepat jadi, kalau ada laka lantas siapa yang mau disalahkan,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, hanya puluhan meter dari lokasi lampu pengatur jalan tepatnya di belokan yang ada di depan RSUD, menjadi lokasi pengendara melawan arus.

Umumnya, pengendara yang melintas dengan melawan arah itu datang dari arah Batu 10 dan akan menuju Jembatan Sungaicarang yang persimpangannya ada di sisi kanan jalan dua arah itu. Karena belokan jalan sangat jauh membuat banyak pengendara yang memilih jalan pintas dengan cara melawan arus dari belokan di depan RSUD. Sementara Kabid Lalulintas Dishub Kota Tanjungpinang, M Yamin tidak bisa dihubungin terkait hal ini.(RAYMON)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here