Dishub Lelang Pengelolaan Bus Rapit Transit

0
1307
PENGELOLAAN lima bus sedang dilelang. Pemko Tanjungpinang melalui Dishub menyediakan anggaran pengelolaan bus sebesar Rp 400 juta di tahun 2018.f-andri ds/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tanjungpinang sedang mengajukan lelang untuk pengelolaan lima bus pemberian dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI. Perusahaan Otobus (PO) yang ingin mengelola Bus Rapit Transit (BRT) tersebut, bisa ikut lelang di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Tanjungpinang.

Kepala Dishub Kota Tanjungpinang Bambang Hartanto mengatakan, pengelolaan lima BRT telah dianggarkan sebesar Rp 400 juta, di tahun 2018 ini. Anggaran yang sudah disediakan itu, cukup untuk operasional lima bus sepanjang tahun 2018. Karena anggaran ini dipergunakan untuk ganti oli, ban hingga perawatan lima bus.

Baca Juga :  Masih Banyak ASN Nongkrong di Warung Ngopi Saat Jam Dinas

”Mudah-mudahan cukup anggarannya,” kata Bambang Hartanto kepada Tanjungpinang Pos, Senin (19/2).

Saat lelang nanti, kata Bambang, anggarannya tidak sampai Rp 400 juta. Sebagian anggarannya sudah dipergunakan untuk pembayaran kebutuhan lima bus, selama bulan Januari dan Februari 2018 ini.

Pasalnya, sambil berjalan proses lelang, empat bus tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat khususnya penumpang bus. Ada dua bus melayani dan mengantar penumpang dari Terminal Sungai Carang, menuju Senggarang Pergi Pulang (PP). Dua bus lagi mengantarkan penumpang dari Terminal Sungai Carang ke Dompak (PP).

Baca Juga :  Anak Punk Masih Beraktivitas di Bincen

”Kita harus bayar operasional bus ke PT Bestari Indah Sepakat. Karena perusahaan itu yang saat ini mengelola lima bus tersebut,” ucap dia.

Ia berharap, proses lelang untuk mengelola lima bus bisa selesai dengan cepat. Agar ada perusahaan swasta cepat mengelola lima bus dengan baik. ”Mudah-mudahan target kita tercapai dengan maksimal,” harap dia. (dri)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here