Dishub Nilai Minim Peminat Parkir Bulanan Tak Efektif

0
955
Abu Mansyur.

TANJUNGPINANG – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tanjungpinang, Abu Mansyur mengatakan, parkir berlangganan belum bisa diterapkan karena dinilai kurang efektif.

Kepada Tanjungpinang Pos, Jumat (28/4) ia menuturkan penyebabnya karena tidak ada dukungan sepenuhnya dari masyarakat Kota Tanjungpinang.

Dengan artinya tidak ada masyarakat yang berminat duntuk menerapkannya. Padahal Pemko Tanjungpinang sudah membuat Perda Nomor 4 Tahun 2016 terkait perpakiran. Ada beberapa sistem pemungutan retribusi parkir.

Pertama yaitu menggunakan karcis yang kini masih dijalankan dan juga stiker bulanan. Untuk karcis ditetapkan roda dua senilai Rp 1.000 rupiah dan dua Rp 2 ribu rupiah untuk roda empat per parkirnya.

Sedangkan untuk langganan harganya juga bervariasi. Untuk roda dua atau motor retribusi parkir berlangganan senilai Rp 45 ribu per bulan. Kalau roda empat (mobil) dikenakan biaya sebesar Rp 120 ribu per bulan. Sedangkan untuk kendaraan lebih dari roda empat dikenakan Rp 150 ribu per bulannya. Tanda pelanggan menggunakan sistem parkir bulanan ada stiker yang ditempelkan dikendaraan. sehingga juru parkir bisa mengetahui dan tak memungut retribusi lagi.

”Sepertinya tak banyak masyarakat yang mau parkir berlangganan. Inilah kendalanya, jika diterapkan tak banyak yang mau maka sampai kini belum dijalankan,” kata Abu di Kantor Dishub Kota Tanjungpinang berada di Terminal Sungai Carang di Kawasan Bintancentre (Bincen).

Padahal, dia menilai, kalau masyarakat menggunakan parkir berlangganan terbilang irit.

”Awalnya sebagai uji coba diterapkan kepada ASN di lingkungan Pemko Tanjungpinang. Sembari melakukan sosialisasi kepada masyarakat namun sampai sekarang tidak ada satupun yang mau berlangganan,” terangnya. (dri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here