Dishub Pasang ATCS Seharga Rp3 M

0
69
Kondisi arus lalu lintas di simpang lampu merah Batu 7 tepatnya atau simpang merah Melayu Kota Piring. Lokasi ini sudah dipasang alat ATCS untuk melihat kelanjaran lalu lintas. f-andri/tanjungpinang pos

Dinas Perhubungan Kota Tanjungpinang telah memasang Area Traffic Control System (ATCS) atau Sistem Kendali Lalu lintas Kendaraan di dua titik persimpangan lampu merah.

TANJUNGPINANG – Pemasangan ATCS pertama di simpang lampu merah Batu Enam dan kedua dipersimpangan Batu Tujuh Melayu Kota Piring Tanjungpinang. Pemasangan ATCS ini menghabiskan anggaran Rp3 miliar dari dana APBN 2018.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tanjungpinang, Bambang Hartanto mengatakan, dua titik persimpangan lampu merah yang di pasang ATCS, bukan ditentukan oleh Dishub Kota Tanjungpinang. Tapi, ditentukan langsung oleh Kementerian Perhubungan RI. Mereka menganggap dua persimpangan lampu merah, layak dan pantas dipasang alat ATCS.

Sebelumnya, Kementerian Perhubungan melalui tim survei sudah meninjau langsung di Tanjungpinang untuk melihat kondisi arus lalu lintas di persimpangan lampu merah di Tanjungpinang. ”Alhamdulillah, Tanjungpinang mendapat bantuan dua alat ATCS di tahun 2018,” kata Bambang kepada Tanjungpinang Pos, Jumat (10/8).

Menurutnya, sebelumnya Pemko Tanjungpinang melalui Dishub menginginkan sembilan simpang lampu merah di pasang alat ATCS. Mulai dari Simpang lampu merah Batu 10, Bincen, SPBU Sei carang, Kota Piring, Batu Enam, Pamedan, simpang Jalan Ir Sutami dekat Dokabu, Bappeda, dan Wiratno.

”Tapi, kita bersyukur sudah dapat bantuan dua alat ATCS yang dipasang di dua simpang lampu merah,” ucap dia.

Kemudian, pihaknya juga menyediakan satu ruangan untuk meletakkan alat kontrol ATCS serta layar monitor, seperti televisi. Nanti, 4 orang petugas Dishub Kota Tanjungpinang yang memantau arus lalu lintas melalui layar monitor secara bergantian.

Misalnya, ada pengendara sepeda motor yang berboncengan tidak mengenakan helm. Petugas Dishub Kota Tanjungpinang bisa langsung menegur pengendara sepeda motor dari ruang kontrol tersebut.
”Kita lihat saja nanti,” sebut dia. (ANDRI DS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here