Dispar Diminta Perhatikan Tempat Salat di Mal

0
243
GRAND Batam Mall yang baru saja diresmikan oleh Wali Kota Batam. f-istimewa

BATAM – Keberadaan tempat salat di mal-mal diminta diperhatikan. Dinas Parawisata Batam, diminta untuk mengingatkan pengelola atau pemilik mal, menyediakan tempat salat yang memadai. Demikian dengan tempat wudhu yang lebih baik dan tidak di kamar mandi atau WC.

Wali Kota Batam, HM Rudi mengingatkan hal itu kepada Dinas Kebudayaan dan Parawisata Batam, Senin (29/4) di Batam. ”Saya minta Kadis Parawisata, mengingatkan agar pemilik mal, memperhatikan seperti tempat wudhu, harus lebih baik,” kata Rudi.

Peringatan itu disampaikan Rudi, karena dinilai mal atau pusat perbelanjaan yang banyak dikunjungi wisatawan, belum menyediakan tempat sholat yang lebih representatif. Seperti tempat sholat yang tidak dekat kamar mandi. Demikian untuk tempat mengambil wudhu yang harus terpisah dari kamar mandi.

”Jadi semua pusat perbelanjaan, wajib menyediakan tempat ibadah yang representatif. Dan berwudu tidak bisa di kamar mandi. Ardi (Kadisbudpar) nanti itu diperhatikan,” tegas Rudi.

Merespon perintah ini, Kadisbudpar Batam, Ardiwinata mengaku akan segera menindaklanjuti. Menurutnya, apa yang disampaikan Rudi itu sesuai diminta wisatawan muslim, baik wisman dan winus (nusantara) atau lokal.

”Memang, ada permintaan dari wisatawan muslim. Baik mancanegara atau lokal juga, agar di tempat shopping mal dan tempat belanja, lebih representatif,” ungkap Ardi.

Dinilai, perintah itu juga sudah disampaikan Rudi sehari sebelumnya, saat meresmikan Mal Grand Batam, yang merupakan bekas Top 100 Penuin. Mal itu dinilai memiliki konsep bangunan yang sudah bagus, karena menyediakan tempat untuk salat.

”Itu seperti diinginkan. Selain mereka, Nagoya Hill juga sudah menyediakan seperti itu. Di Nagoya Hill, tempat solat berkapasitas 250 orang. Dan tempat sholat terpisah antara perempuan dan pria,” bebernya.

Karena itu, untuk menindaklanjuti perintah Rudi, Ardi mengakui sudah menjadwalkan pertemuan dengan pelaku usaha mal atau pusat perbelanjaan di Batam.

”Besok kita kumpulkan pengusaha mal di Batam. Kita akan mendorong itu, agar wisatawan nyaman. Kita juga akan bicara soal Batam Great Sale,” imbuh Ardi. (mbb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here