Disparpora Seleksi Anggota Paskibra Hari Kemerdekaan

0
38
PEMILIHAN calon anggota Paskibra yang dilakukan di salah satu kecamatan di Lingga. F-ISTIMEWA

LINGGA – Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) mulai melakukan seleksi penerimaan calon Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) untuk bertugas pada peringgatan Hari Kemerdekaan RI tahun 2019 Kabupaten Lingga.

Seleksi dilakukan dimulai dari kecamatan yang dilakukan pengurus Purna Paskibraka Indonesia (PPI) kecamatan.

”Beberapa waktu lalu, PPI Lingga melakukan seleksi di Kecamatan Lingga ada 21 peserta yang ikut. Dari 3 sekolah menengah atas sederajat,” kata Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Disparpira Lingga, Rostam, kemarin.

Disparpora Lingga mengalokasikan kuota calon Paskibra Lingga tahun 2019 ini, sebanyak 60 orang yang dipilih dari 13 kecamatan.

Masing-masing kuota kecamatan terdiri, Kecamatan Lingga ada 14 calon peserta, Kecamatan Lingga Utara ada 4, Kecamatan Lingga Timur ada 4, Kecamatan Senayang ada 8. Kecamatan Katang Bidare, Bakung Serumpun dan Temiang Pesisir masing-masing mengutus 2 peserta.

Sementara Kecamatan Singkep 12 peserta, Kecamatan Singkep Barat 4 peserta. Untuk Kecamatan Singkep Selatan, Singkep Pesisir, Kepulauan Polsek dan Selayar mengutus 2 peserta.

”Itu nanti akan dipilih 32 orang untuk Paskibra Kabupaten, beberapa untuk Paskibra provinsi dan sisanya untuk kecamatan masing-masing,” sebutnya.

Untuk calon Paskibra provinsi, Kabupaten Lingga belum menerima kuota yang harus dikirim untuk seleksi.

”Kalau kemarin kita diberi jatah 8 orang, yang lulus ada 6 orang mewakili Kabupaten Lingga sebagai Paskibraka Provinsi,” ungkapnya.

Sementara, Ketua PPI Lingga, Suhardi mengaku telah siap memilih putra-putri terbaik utusan kecamatan untuk menjadi Paskibraka tingkat kabupaten maupun provinsi.

Bahkan target mereka ada peserta ditahun ini, yang lulus sebagai Paskibraka tingkat nasional.

”Alhamdulillah, PPI tahun ini turun langsung ke sekolah-sekolah,” kata dia.

Dia juga berterimakasih kepada pihak kecamatan yang ada di Kabupaten Lingga, karena telah melibatkan organisasi purna ini.

Mereka juga mensosialisasikan, mengenai atribut yang dikenakan antara Paskibra dan Paskibraka.

”Contoh kalau atribut paskibraka kabupaten, yaitu empoletnya bunga teratai. Kalau paskibra kecamatan itu beda lagi,” imbuhnya. (tir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here