Disperindag Siapkan Sanksi untuk Pinang Lestari

0
1104
TINJAU: Kadisperindag Pemprov Kepri Burhanuddin meninjau gudang beras milik Ahui, Selasa (26/9). f-raymon/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Kepri melalui Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) sudah menggelar pengecekan gudang milik Ahui, pengelola Swalayan Pinang Lestari Batu 9, Tanjungpinang yang ditemukan mengoplos beras. Sebelumnya di gudang tersebut, pemilik gudang bersama anak buahnya melakukan praktik kecurangan dengan mengoplos beras yang merugikan masyarakat.

”Disperindag Kepri tengah melakukan pemeriksaan seluruh perizinan yang dimiliki swalayan Pinang Lestari itu. Pengecekan ini untuk mengetahui perizinan apa saja yang dimilikinya dan apakah perizinan itu sudah sesuai atau tidak,” kata Kadisperindag Kepri Burhanudin di Tanjungpinang, Rabu (27/9).

Baca Juga :  Nurdin MoU dengan Kementerian KLH

Pengecekan perizinan oleh PPNS ini, akan dilakukan bukan hanya di swalayan yang bermasalah semata. Tetapi, nantinya akan melakukan pengecekan terhadap ke seluruh swalayan dan juga usaha retail lainnya yang ada di Kota Tanjungpinang.

Hal ini untuk mengantisipasi adanya perusahaan retail yang nakal dengan melakukan pelanggaran atau kecurangan yang merugikan masyarakat banyak. ”Disperindag Kepri hanya memiliki tiga petugas PPNS, tentunya hal ini juga menjadi kendala, dalam melakukan pemantauan atau melakukan tindakan di lapangan,” ujarnya.

Untuk mensinergikan pengawasan ini, Disperindag Kepri tentunya perlu dukungan dari PPNS yang ada di kabupaten dan kota di Kepri. Sehingga, dari segi pengawasan terhadap pengusaha retail akan berjalan dengan baik. Dan masyarakat juga akan merasa aman, tidak dibohongi oleh pengusaha nakal.

Baca Juga :  KPK Launching Monitoring Pajak Online

Bila pengawasan dan penindakan hanya dilakukan PPNS Kepri, tentunya hal itu mustahil dapat berjalan dengan baik. Namun harus ada sinergitas dengan petugas yang ada di daerah sehingga akan lebih efektif.  ”Kita akan koordinasi dengan PPNS yang ada di daerah masing-masing. Dan ke depan akan terus dilakukan pengawasan secara berkelanjutan,” kata Burhanuddin.

Burhanuddin menegaskan, terkait proses hukum swalayan Pinang Lestari, karena itu sudah merupakan kewenangan pihak kepolisian, tentunya pihaknya menunggu proses selanjutnya. ”Tindakan tegas, sesuai aturan harus diberlakukan. Sehingga, akan ada efek jera dan ini juga merupakan pelajaran bagi swalayan dan pengusaha retail lainnya di Kepri,” katanya. (ais) 

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here