Disperkim Pasang Plang Larangan Buang Sampah

0
838
DISPERKIM Kota Tanjungpinang memasang plang untuk mengimbau kepada masyarakat, agar tidak membuang sampah di pingir jalan raya, Bintan Centre, jalan DI Panjaitan, Rabu (14/2) kemarin.f-andri ds/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman Kebersihan dan Pertamanan (Disperkim) Kota Tanjungpinang memasang papan larangan buang sampah, di pinggir jalan protokol. Satu lokasi utama pemasangan plang tersebut di Jalan DI Panjaitan Km 10, kawasan Bintan Centre, Tanjungpinang.

Tidak hanya plang larangan yang dipasang. Tetapi, Disperkim juga memberikan kayu untuk mengikat police line. Sebelumnya, daerah tersebut sering dijadikan tempat penumpukan sampah. Sampah plastik yang sering menumpuk itu sampah rumah tangga, yang dibawa oleh pengendara sepeda motor saat melintasi jalan tersebut.

Selain itu, dinas tersebut juga memasang spanduk larangan membuang sampah di lokasi tertentu. Bak sampah sudah pindah 50 meter dari lokasi lama. Spanduk putih yang terikat di pohon dan dibantu dengan satu tiang, berada di sebelah ruko kawasan Komplek Bintan Centre (Bincen) Tanjungpinang, yang tidak jauh dari terminal Sungai Carang.

Baca Juga :  Air Raja Pantau Layanan Air Bersih Lewat Grup WA

Sebelumnya, kawasan tersebut juga dijadikan tempat pembuangan sampah oleh masyarakat. Karena ada sekitar dua bak kontainer sampah, yang disediakan oleh Disperkim Kota Tanjungpinang. Sekarang, bak kontainer sampah berwarna merah sudah berada di depan Terminal Sungai Carang Tanjungpinang.

Kepala Disperkim Kota Tanjungpinang Amrialis mengatakan, pihaknya sudah lama pasang papan dan spanduk larangan buang sampah di sekitar Batu 10 Tanjungpinang. Papan larangan dipasang di pinggir jalan raya protokol. Sedangkan spanduk berada di kawasan Bincen, Tanjungpinang. ”Semua itu, yang pasang kita,” kata Amrialis kepada Tanjungpinang Pos, Rabu (14/2).

Baca Juga :  Daftar Pawai Takbir, Dapat Uang BBM Rp100 Ribu

Menurut Amrilias, tidak etis dan tak pantas terlihat tumpukan sampah berada di pinggir jalan protokol. Alasannya, Kota Tanjungpinang merupakan ibu kota Provinsi Kepri. Kemudian, Kota Tanjungpinang sudah beberapa kali meraih piala Adipura. Kalau sudah meraih piala Adipura, berarti Kota Tanjungpinang bersih dari sampah.

Tumpukan sampah itu ditemukan karena masyarakat Kota Tanjungpinang kurang sadar, untuk membuang sampah pada tempatnya. Padahal, Pemko Tanjungpinang melalui Disperkim sudah menyediakan bak kontainer sampah. ”Masih juga masyarakat buang sampah sembarangan, tidak pada tempatnya. Sangat perihatin sekali,” ucap Amrialis.

Baca Juga :  ISPA Paling Banyak Dikeluhkan Warga

Oleh sebab itu, ia mengimbau serta mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan Kota Tanjungpinang. Kalau sudah bersih, Kota Tanjungpinang menjadi indah dan rapi. ”Bersih ini kan untuk kita bersama, bukan pemerintah saja. Jangan lagi buang sampah sembarangan,” harap dia. (dri)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here