Dispora Serahkan Bonus Atlet Popda

0
427
Dari kanan, Ketua Komisi I DPRD Tanjungpinang, Maskur Tilawahyu, Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Hj Rahma, Wali Kota Tanjungpinang H Syahrul serta Kadispora Tanjungpinang, Djasman menyalami para atlet yang menyumbangkan medali di Popda ke VII di Lingga kemarin. Penyerahan dilaksanakan, Sabtu (29/9) di Aula Bilang Linggi, Tepilaut.

TANJUNGPINANG – Pemerintah Kota Tanjungpinang melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Tanjungpinang menyerahkan bonus kepada atlet dan pelatih peraih medali di ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) ke VII yang digelar di Lingga, Juli lalu.

Penyerahan bonus tersebut berdasarkan SK Wali Kota Tanjungpinang nomor 309 tahun 2018. Dilaksanakan di Gedung Arsip Daerah Tepilaut, Sabtu (29/9) pagi.

Hadir dalam penyerahan bonus tersebut Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang, H Syahrul-Rahma di dampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang, HZ Dadang dan dihadiri Ketua Komisi I DPRD Tanjungpinang, Maskur Tilawahyu. Hadir juga perwakilan Dinas Pendidikan dan Kepemudaan Provinsi Kepri dalam penyerahan bonus tersebut.

Adapun prestasi atlet Tanjungpinang saat itu, yakni memperoleh 19 medali emas, 25 perak dan 26 perunggu dan Tanjungpinang berhasil meraih juara tiga umum.

Unggul dari Batam dan tuan Rumah Lingga sebagai juara peratama dan ke dua umum. Bintan di posisi ke empat disusul Karimun, Natuna dan Anambas.

Prestasi yang cukup membanggakan ini patut diberi apresiasi yang mendalam. Pemko cukup senang atas kerja keras para atlet dan pelatih yang mayoritas guru olahraga di belbagai sekolah.

Kadispora Tanjungpinang, Djasman menuturkan, dari 10 cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan, para atlet Tanjungpinang berhasil menyumbangkan juara di delapan cabor. Sedangkan dua lagi yaitu voli dan sepak bola belum berhasil. Paling banyak menyumbangkan emas dari cabang olahraga renang.

Untuk diketahui, kegiatan dilaksanakan di Kabupaten Lingga pada Juli lalu, Tanjungpinang mengirimkan 153 atlet dan 22 pelatih.

Untuk dua cabor yang belum berhasil meraih emas yakni voli dan sepakbola, akan terus diberikan pembinaan melalui sekolah-sekolah kepada siswa.

Syahrul beserta pejabat lainnya menyerahkan bonus secara simbolis kepada atlet yang membawa prestasi yang gemilang itu.

Djasman menuturkan, bonus ini sebagai bentuk apresiasi sekaligus penyemangat bagi atlet untuk memberikan yang terbaik bagi Tanjungpinang.

Ia berharap para atlet mampu meraih prestasi bukan hanya di tingkat daerah maupun provinsi namun juga ke tingkat nasional serta internasional.

Ia menuturkan, para atlet mendapatkan bonus dengan beberapa kategori. Diantaranya, untuk peraih medali emas senilai Rp3 juta, peraih medali perak Rp1,5 juta dan peraih medali perunggu Rp 1 juta.

Para pelatih yang atletnya meraih 1-4 medali diberikan bonus senilai Rp 1,5 juta. Di atasnya itu, yaitu 5-10 medali emas menerima Rp 2,5 juta serta 10-14 medali emas menerima Rp 3,5 juta.

Bagi pelatih yang atletnya meraih perak diberikan Rp 750 ribu, dan peraih perunggu senilai Rp 500 ribu ribu.

Syahrul mengapresiasi prestasi para siswa yang berhasil meraih juara apakah itu emas, perak maupun perunggu.

Selain itu, ia mengatakan para atlet untuk beberapa Cabor yang dipertandingkan akan itu mewakili Propinsi Kepri pada Pekan Olahraga Pelajar Wilayah (Popwil) se-Sumatera. Rencannya akan dilaksanakan pada tanggal 21 hingga 28 oktober 2018 di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam.

Wali Kota Tanjungpinang, H Syahrul menuturkan, bagi yang belum meraih juara, menurutnya tidak perlu kecewa karena masih ada kesempatan untuk terus berlatih dan mengikuti pertandingan di lain kesempatan.

”Saya yakin para atlet sudah memberikan yang terbaik dan terus ditingkatkan,” ucapnya.

Ia juga menilai, Popda merupakan ajang yang sangat penting dalam pembinaan olahraga ke depan, dari sinilah diharapkan lahir atlet-atlet muda berbakat yang dapat memberi nilai tambah dalam pembangunan SDM dan pembinaan generasi muda ke depan.

Dituturkannya, pihak pemerintah akan mencoba bekerjasama dengan pihak swasta untuk menjadi bapak asuh bagi para atlet berprestasi serta dapat membina setiap atlet.

Para pihak swasta di maksud diantaranya pimpinan bank dan beberapa lainnya.

“Jika hanya mengharapkan sepenuhnya dari APBD Pemko sangat sulit, maka dari itu kita akan lakukan komunikasi dengan pimpinan bank agar memberikan dana CSR untuk membina para atlit agat dapat meraih prestasi.” tuturnya.

Terkait dua cabor yang belum meraih juara, menurutnya perlu terus diberikan pembinaan. Khususnya di cabor bola voli sebab dulu Tanjungpinang pernah unggul.

”Dulu orang datang ke sini karena atlet voli sangat luar biasa. Kita harus kembalikan kejayaan ini dengan membina para siswa dalam cabor tersebut serta lainnya,” ungkapnya.

Syahrul menuturkan, masih banyak kesempatan atau wadah bagi siswa untuk berprestasi melalui berbagai perlombaan yang akan dilaksanakan di tingkat kota maupun provinsi dan nasional. (dlp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here