Diusir, 18 KK Warga Bintan Buyu Ngadu ke Dewan

0
1011
TAMPUNG ASPIRASI: Ketua Komisi I DPRD Bintan Daeng M Yatir dan Nesar Ahmad menerima aspirasi masyarakat penggarap lahan Desa Bintan Buyu, di kantor DPRD Binan , Senin (15/5) kemarin.F-yendi/tanjungpinang pos

BINTANBUYU – Sebanyak 18 kepala keluarga (KK) warga Desa Bintan Buyu, penggarap lahan pertanian diminta pindah oleh pengusaha, yang mengklaim sebagai pemilik lahan. Karena diusir, 18 KK mengadu ke DPRD Bintan, Senin (15/5) kemarin.

Aspirasi warga itu diterima oleh Ketua Komisi I bidang pertanahan DPRD Bintan Daeng M Yatir, Ketua Badan Kehormatan (BK) Nesar Ahmad dan sejumlah anggota dewan lainnya. Dalam pertemuan itu, warga mengatakan, awalnya lahan yang digarap itu adalah lahan tidur. Lahan di Bintan Buyu itu digarap sejak tahun 1986 silam.

Baca Juga :  Pemprov Diminta Turun Tangan Soal Tambang Ilegal

”Saat ini, tiba-tiba pengusaha yang mengklaim pemilik lahan minta kami untuk meninggalkan lahan itu. Kami sudah bangun rumah, dan kelola lahan pertanian. Tolong kami pak,” ujar perwakilan warga.

Usai pertemuan, Daeng M Yatir mengatakan, DPRD Bintan akan berkoordinasi dengan Pemkab Bintan, untuk mencari solusi. Langkah awal, dewan akan membicarakan dengan pemilik lahan.

”Kita akan lakukan persuasif, dan mencari solusi terbaik. Minggu depan, akan dilakukan pertemuan lagi. Masalah lahan ini, perlu hati-hati dan persuasif,” kata Yatir. (fre)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here