Dorong KLB untuk Selamatkan Asprov

0
133
PLT Askot PSSI Tanjungpinang RME Mansyur Razak dan Musril memberikan keterangan tentang persiapan pembentukan Komite Pemilihan KLB Asprov PSSI Kepri, Kamis (22/3) siang kemarin. f-yendi/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – ASOSIASI Kota (Askot) PSSI Tanjungpinang menyambut baik, dengan rencana pembentukan Komite Pemilihan (KP) dan Komite Banding Pemilihan (KBP), untuk proses pemilihan Asprov PSSI Kepri, Minggu (25/3) pagi besok. Upaya ini untuk mendorong agar Kongres Luar Biasa (KLB) pemilihan Asprov PSSI Kepri yang definitif, cepat terbentuk.

”Insya Allah, kami dari Askot PSSI Tanjungpinang, akan hadir dalam rakor Plt Ketua dan Plt Sekretaris Asprov PSSI Kepri, Minggu nanti. Tujuannya mendorong segera dilaksanakan KLB, untuk menyelamatkan Asprov PSSI Kepri,” kata RME Mansyur Razak, Plt Ketua Askot PSSI Tanjungpinang, saat memberikan keterangan, Kamis (22/3) kemarin.

Mansyur Razak merasa prihatin, ketika KLB atau Musprov PSSI Kepri sudah dua kali penundaan. Akibatnya, PSSI Kepri dijabat dari pengurus pusat. Sementara, Kepri memiliki tokoh sepak bola, yang mau menjabat PSSI Kepri, seperti Gubernur Kepri H Nurdin Basirun dan beberapa calon lainnya.

”Nah, sekarang kita diundang untuk membentuk komite pemilihan yang baru. Mari kita dukung bersama. Terutama dari Askab, Askot dan klub-klub anggota maupun calon anggota PSSI,” imbau Mansyur Razak.

Mansyur Razak menerangkan, setiap organisasi ada manajemen dan leadership, maupun AD/ART untuk melaksanakan roda organisasi. Ketika PSSI pusat menyatakan, calon Exco maupun calon ketua untuk KLB belum memenuhi persyaratan, ini perlu dievaluasi dan dipertanyakan. Sementara, organisasi seperti PSSI milik publik, bukan milik perorangan atau kelompok.

”Sudah tepat rasanya dilakukan komunikasi dan rapat koordinasi yang intens sesama pengurus organisasi. Saya mengajak kawan-kawan klub juga berpartisipasi dalam rapat koordinasi, Minggu pagi ini. Sehingga, kita punya langkah untuk menyelamatkan kepengurusan PSSI Kepri,” tuturnya.

Manajer klub Bintan Elektrik Musril juga berpendapat yang sama. Musril mengatakan, saat ini Kepri sedikit tertinggal dibandingkan provinsi lain, dalam mengembangkan sepak bola. Padahal, Kepri memiliki talenta dan potensi pemain yang bagus. Buktinya, klub SSB asal Kepri mewakili Sumbagut di tingkat nasional.

”Jika tidak ada pengurus Asprov PSSI Kepri, siapa lagi yang membangkitkan sepak bola Kepri, ke depannya. Apalagi saat ini Liga 3 dan Piala Soeratin musim 2018, segera digulir. Mari kita selamatkan Asprov PSSI Kepri,” tambah Musril.

”Kita jangan bicara berapa materi yang dikorbankan. Tapi munculkan niat kita untuk segera melaksanakan KLB Asprov PSSI Kepri. Itu diawali dengan pembentuk komite pemilihan atau kepanitiaan pemilihan Asprov,” sambungnya.(YUSFREYENDI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here