Dosen Harus Produktif Menulis

0
236
SEJUMLAH dosen saat mengikuti kegiatan WEBINAR melalui aplikasi online yang digelar STIE Pembangunan Tanjungpinang. f-istimewa

Kegiatan WEBINAR Tingkatkan Kemampuan Tenaga Pengajar STIE

Di saat tidak ada pertemuan tatap muka di dalam ruangan kuliah, ksempatan ini dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas menulis karya ilmiah para dosen di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Pembangunan Tanjungpinang.

TANJUNGPINANG – Belum berakhirnya pandemi virus Korona (Covid-19), waktu luang yang banyak ini tidak boleh disia-siakan. Melalui kegiatan WEBINAR di tengah pandemi Covid-19, manajemen STIE Pembangunan Tanjungpinang meminta para dosen untuk menulis.

Kegiatan yang digelar Prodi Ilmu Manajemen ini mengusung tema ‘Produktivitas Dosen Dalam Menulis di Masa Pandemi Covid-19’.

Panelis dari kegiatan ini adalah Prof. Kassim Thukiman, selaku dosen Universitas Teknologi Malaysia dan Dimas Satriadi, S.AP, M.Sc selaku dosen STIE Pembangunan Tanjungpinang.

Kegiatan ini berlangsung Sabtu (9/5/2020) pukul 10.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB. Kegiatan ini menggunakan aplikasi daring yakni Cisco Webex Meeting.

Bahkan, kegiatan ini juga diikuti dosen dari Universitas Pajajaran (Unpad), Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta, Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dan perguruan tinggi dari Maluku serta Makasar.

Prof. Kassim Thukiman yang merupakan dosen dari Kampus Universiti Teknologi Malaysia turut menjadi panelis pada kegiatan tersebut.

Dalam pemaparan materinya, ia menganjurkan agar dosen terus mengasah kemampuan menulis dengan berbagai jenis tulisan.

Baik itu dalam menulis jurnal, penelitian maupun cara menulis di media massa. Sebab, lanjut dia, hal yang ditulis itu merupakan pengetahuan yang dapat dibagi pada khalayak umum.

Ia juga menambahkan, bahwa dalam melakukan penelitian dosen disarankan untuk berkolaborasi atau bekerja sama dengan dosen lain dengan kemampuan bidang ilmu yang juga berbeda.

Lanjutnya, kolaborasi dengan editor juga dapat dilakukan agar memudahkan urusan penerbitan pada berbagai media.

Kassim Thukiman menyarankan, agar dapat menghasilkan penelitian yang mencadangkan hal-hal practical yang dapat dimanfaatkan pada masyarakat khususnya pada masa pandemi ini.

Kegiatan ini dihadiri oleh lebih kurang 100 orang peserta yang merupakan dosen universitas nasional. Seperti IPDN, Universitas Airlangga, Universitas Andalas, dan universitas lainnya.

Satriadi, M.Sc selaku dosen STIE Pembangunan Tanjungpinang dan juga panelis pada kegiatan ini menambahkan, bahwa kegiatan ini memberikan sedikit contoh gambaran tulisannya seperti apa melalui daring Cisco Webex Meeting.

”Selain itu, pada kegiatan WEBINAR juga ada sesi open diskusi terkait menulis. Kegiatan ini untuk memotivasi dosen, dalam menulis berbagai jenis tulisan serta tekniknya dalam menulis,” tutup Satriadi.

Pada masa pandemi Covid-19 saat ini, aktivitas perkuliahan juga beralih menjadi perkuliahan sistem daring alias non konvensional menggunakan aplikasi termasuk kegiatan WEBINAR tersebut.

Dengan demikian, lanjut Satriadi, aktivitas perkuliahan tetap berjalan maksimal meski sistem perkuliahan tersebut dinilai tidak biasa namun memiliki hikmah yakni mengajak mahasiswa dan dosen untuk menguasai teknologi informasi yang ada seperti aplikasi virtual Zoom Cloud Meetings. Sekedar informasi, Yayasan Pembangunan Pendidikan Kejuruan (YPPK) Tanjungpinang yang selama ini telah mengelola SMK Pembangunan yang terletak di Jalan Raja Haji Fisabilillah No.34 Km.5 Tanjungpinang, membulatkan tekad dengan menyelenggarakan pendidikan yang lebih luas namun tetap bermutu.

Bertitik tolak pada hal tersebut, maka pada awal tahun 1997 dimulailah persiapan dan penjajakan untuk mendirikan sebuah akademi dengan program Diploma III Akuntansi dengan segala persyaratan yang ditentukan oleh Mendikbud melalui Koordinator Kopertis Wilayah X Sumbar-Riau-Jambi yang berkedudukan di Padang.

Perjuangan tersebut telah menampilkan hasil. Pada awal tahun 1998 tepatnya pada bulan Februari 1998 persetujuan Pendirian Akademi dengan Program Diploma III Akuntansi disetujui Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI No.10/D/O/1998 tanggal 23 Pebruari 1998 dengan status terdaftar, melalui Koordinator Perguruan Tinggi Swasta Wilayah X Padang.

Atas musyawarah Pengurus YPPK Tanjungpinang, maka Akademi yang keberadaannya telah diakui oleh Mendikbud RI melalui Surat Keputusan No. 10/D/O/1998 tanggal 23 Pebruari 1998 diberi nama Akademi Akuntansi Pembangunan secara formal telah diresmikan, 12 September 1998.

Selanjutnya tahun 2006 Akademi Akuntansi Pembangunan (AAP) Tanjungpinang memperpanjang Izin Penyelenggaraan Pendidikan Program Studi Akuntansi melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi No. 661/D/T/2006 tanggal 07 Februari 2006.

Tahun 2006 YPPK Tanjungpinang mengajukan proposal pengembangan Akademi Akuntansi Pembangunan (AAP) Tanjungpinang menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Pembangunan Tanjungpinang ke Dirjen Pendidikan Tinggi Jakarta.

Tahun 2008, izin STIE Pembangunan Tanjungpinang keluar dengan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 160/D/O/2008 tanggal 5 Agustus 2008 tentang Pemberian Izin Penyelenggaraan Program-Program Studi Baru dan Perubahan Bentuk Akademi Akuntansi Pembangunan di Tanjungpinang menjadi STIE Pembangunan Tanjungpinang.(ADLY ‘BARA’ HANANI)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here