Dosen UMRAH Sosialisasi Jenis Kosmetik yang Berbahaya

0
166
SUASANA jalannya sosialisasi kosmetik yang beredar dengan menggunakan bahan berbahaya oleh dosen Prodi Pendidikan Kimia UMRAH dan BPOM. f-istimewa

TANJUNGPINANG – Dalam rangka Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), dosen-dosen Prodi Pendidikan Kimia Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Tanjungpinang melakukan kegiatan dengan tema ‘Penyuluhan Tentang Pengaruh Bahan Kosmetik Terhadap Kesehatan Masyarakat’ di Aula Kantor Kelurahan Sei Jang, Tanjungpinang.

Kegiatan dihadiri oleh ibu lurah serta sejumlah ibu-ibu Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Sei Jang pada, Senin 15/7).

Kata sambutan disampaikan Ardi Widhia Sabekti, seorang Dosen Pendidikan Kimia UMRAH yang menjadi awal pembuka kegiatan penyuluhan serta disusul dengan sepatah dua kata oleh ibu lurah.

Kegiatan tersebut diselenggarakan, untuk memberikan pemahaman kepada ibu-ibu PKK, mengenai apa saja jenis kosmetik dan pentingnya selektif dalam memilih serta memakai produk kosmetik yang aman bagi kesehatan.

Ternyata, banyak edaran produk kosmetik mengandung bahan logam berat yang berbahaya seperti merkuri, timbal, hidroquinon, dan pewarna K10.

”Kosmetik tidak semata hanya untuk kecantikan, tetapi juga harus melihat aspek sehat atau tidaknya ketika digunakan. Karena jika salah memilih maka akan berdampak negatif pada kulit dan organ tubuh lainnya,” ujar Ibu Nina Adriani, Kepala Laboratorium Pendidikan Kimia UMRAH, ketika memberikan materi.

Diskusi dan tanya jawab dari ibu-ibu PKK berlangsung hangat ketika penyampaian materi selesai.

Mulai dari bagaimana mengetahui kosmetik yang aman ketika membeli dan bagaimana jika menggunakan produk kosmetik menarik seperti masker dan krim yang banyak berasal dari luar negeri.

”Kosmetik aman digunakan jika terdaftar pada Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM RI), dan tertera nomor BPOM pada kemasan. Karena telah memiliki izin edar yang legal. Untuk pengecekan bahan kosmetik legal dapat di cek di laman www.cekbpom.pom.go.id,” ujar Bapak Ardi,

Sebelum penutupan kegiatan PKM, seluruh peserta yang hadir melakukan foto bersama dan saling bersalaman.

Ibu-ibu PKK berharap kegiatan seperti ini, dapat berlanjut di masa yang akan datang.

Peredaran berbagai jenis kosmetik yang mengandung bahan berbahaya, kini semakin mudah didapatkan masyarakat. Terlebih, dengan maraknya transaksi jual beli secara daring (online).

Masyarakat pun diimbau menjadi konsumen cerdas, agar terhindar dari dampak negatif berbahaya bagi kesehatan.

Produk kosmetik dan perawatan kulit, sangat digandrungi oleh masyarakat khususnya kaum hawa.

Bahkan, produk kosmetik menduduki peringkat kedua sebagai produk yang paling sering dibeli dalam transaksi online setelah produk busana.

Sehingga, kaum hawa dituntut untuk lebih selektif dan cerdas sebagai konsumen untuk menggunakan produk-produk kecantikan.

Saat ini, UMRAH Tanjungpinang memiliki lima fakultas yakni Fakultas Teknik, Fakultas Ekonomi, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan serta Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Mahasiswanya ribuan. (abh)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here