DPD RI Sambangi Bandara Hang Nadim Batam

0
539
Sambut DPD RI: Pejabat Bandara Hang Nadim saat menjelaskan progres pelayanan dan usaha ke rombongan DPD RI. f-istimewa/humas bp batam

BATAM – Komite II Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) melakukan kunjungan kerja ke Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) Hang Nadim Batam, Selasa (12/12). Rombongan DPD RI ini disambut oleh Deputi Bidang Pengusahaan Sarana Usaha Dwianto Eko Winaryo.

Kunjungan ini merupakan program kerja Komite II DPD RI yang mempunyai tugas dan wewenang di bidang sumber daya alam dan sumber daya ekonomi lainnya untuk menyusun pengawasan terhadap pelaksanaan UU nomor 1 tahun 2009. UU Tersebut mengatur tentang penerbangan dan mendengarkan masukan yang komprehensif dari pemangku kepentingan terkait di bandara kaitannya dengan masalah penerbangan di Bandara Hang Nadim Batam.

Ketua Komite II DPD RI Parlindungan Purba mengatakan, pemerintah termasuk DPD RI selaku lembaga perwakilan yang melakukan fungsi pengawasan, menaruh perhatian besar terhadap Batam. Sehingga Komite II DPD RI secara khusus melakukan kunjungan ke Batam guna berdiskusi dan mendengar laporan secara langsung dari BP Batam, terkait kondisi ekonomi Batam saat ini, perkembangan Bandara Hang Nadim Batam dan pengembangannya kedepan dalam rangka turut berkontribusi dalam peningkatan ekonomi Batam.

Parlindungan yang hadir membawa 20 anggotanya ini menambahkan, dirinya sempat bertemu dengan Menko Perekonomian dan menitipkan Batam sebagai prioritas yang harus dibenahi. Kini, dengan kepemimpinan baru di bawah Lukita Dinarsyah Tuwo dan jajaran ia melihat suatu harapan baru yang tumbuh untuk ekonomi Batam.

“Kami bicarakan soal pelayanan dan keselamatan penerbangan, tapi kami lebih memahami bahwa ada suatu semangat baru di BP Batam, yakni di manajemen, di wave (gelombang perubahan tau pergerakan) dan semangat. Kami berharap pertumbuhan perekonomian akan meningkat dan birokrasi-birokrasi yang tidak perlu itu dihilangkan. Yang menggembirakan adalah komunikasi yang baik antara BP batam dan Pemko, sebelum mengambil keputusan mereka diskusi ini kan bagus sekali”, ungkap Parlindungan.

Ia mengapreasiasi sejumlah kebijakan BP Batam yang dinilai pro bisnis, friendly investasi, mewakili seluruh elemen, dan memangkas birokrasi yang berbelit-belit menjadi sederhana dan cepat. Ia juga memberikan dukungan positif terhadap bentuk komunikasi yang dilakukan BP Batam kepada seluruh stakeholders baik pemerintah daerah maupun mitra lainnya.

Sementara Anggota 3 Dwianto, juga mengapresiasi kunjungan kerja yang dilakukan Komite II DPD RI yang mana memilih Bandara Hang Nadim Batam sebagai lokasi mereka berkunjung. Bandara Hang Nadim merupakan Bandara dengan runway atau landasan pacu terpanjang di Indonesia, yaitu 4.025 meter. Bahkan, panjang landasan pacu bandara satu-satunya di Batam ini mengalahkan Changi di Singapura dan Narita di Tokyo, yaitu 4.000 meter. Secara tak langsung, landas pacu bandara Hang Nadim menjadikannya yang terpanjang di Asia.(MARTUA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here