DPRD akan Panggil PLN Tanjungpinang

0
101
Maskur Tilawahyu

TANJUNGPINANG – Anggota DPRD Tanjungpinang akan memanggil pihak PLN Tanjungpinang. Membahas terkait beberapa hal. Diantaranya, mekanisme pergantian meteran daya listrik masyarakat. Kini dinilai meresahkan beberapa kalangan.

Hal ini dikatakan Ketua Komisi I DPRD Tanjungpinang, Maskur Tilawahyu kepada Tanjungpinang Pos. Rencananya pertemuan akan dilaksanakan, Selasa (13/2) pukul 13.00 WIB di Kantor DPRD Tanjungpinang, Senggarang.

“Kami melalui Sekretariat DPRD Tanjungpinang sudah menyurati PLN, mudah-mudahan manager area bisa hadir dan menjelaskan kepada kita,” ungkapnya.

Penjelasan ini dinilai perlu, ketika ada masyarakat yang bertanya kepada mereka (anggota DPRD) bisa menjelaskan kembali terkait program yang sedang dilaksanakan.

“Banyak yang bertanya kepada kami terkait pergantian meteran tersebut. Tapi kita juga tak pernah diberi tahu. Harus dibahas, jangan sampai kesannya merugikan masyarakat,” paparnya.

Dituturkannya, pertemuan tersebut juga akan membahas terkait mekanisme perhitungan biaya listrik Penerangan Jalan Umum (PJU) di Tanjungpinang.

“Kalau tak salah Pemko dikenakan biaya listrik sekitar Rp 1 miliar per bulan, atau senilai Rp 12 miliar per tahun. Kita tidak tahun apa tolak ukur biaya tersebut, padahal tidak ada meteran,” ungkapnya.

Ia berharap, kedepan PLN membuat meteran sehingga jelas penggunaan daya PJU. Meski pun diakuinya, dari biaya listrik PJU disetokan itu kembali ke kas daerah dalam bentuk Pajak PJU yang dipungut dari setiap pelanggan.

“Kita perlu tahu hitungannya seperti apa,” imbuhnya. (dlp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here