DPRD Belum Bahas Kenaikan Pas SBP

0
38
PENJABAT Wali Kota Tanjungpinang Drs Raja Ariza saat berada di Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang bersama pejabat lainnya. F-SUHARDI/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Anggota DPRD Tanjungpinang, sepertinya belum mengambil langkah atau tindakan, terkait realisasikan kenaikan pas masuk di SBP Tanjungpinang. Para anggota DPRD Tanjungpinang dari Komisi II, bahkan mengaku belum pernah membahas terkait kebijakan yang diambil Manajemen PT Pelindo tersebut.

Saat dihubungin Tanjungpinang Pos, Ketua Komisi II DPRD Tanjungpinang, Mimi Betti Wilingsih mengaku belum mengetahui apakah sudah naik atau belum. Informasi yang diterima redaksi Tanjungpinang Pos, melalui WhatsApp dari manajemen PT Pelindo Tanjungpinang, mulai, Minggu (1/7) menaikkan pas tarif di Pelabuhan SBP Tanjungpinang.

Terkait hal ini, ia mengaku belum menerima laporan secara resmi dari esekutif maupun dari manajemen PT Pelindo. ”Kami belum pernah diberitahukan terkait kenaikan ini, kalau sudah dijalankan, besok saya akan ajak kawan-kawan dari Komisi II membahas sama manajemen PT Pelindo Tanjungpinang dan Pemko Tanjungpinang,” ujarnya kepada Tanjungpinang Pos, Minggu (1/7).

Sebelumnya, beberapa anggota DPRD Kota Tanjungpinang khusunya komisi II sekedar berkomentar tidak setuju. Namun tidak pernah memanggil manajemen terkait rencana tersebut.

Terkait kebijakan ini, anggota DPRD Kota Tanjungpinang masih banyak tidak setuju. Mereka meminta, manajemen PT Pelindo mengikuti aturan, dengan melakukan minimal tiga bulan sebelum menaikkan tarif. Hal ini dikatakan anggota Komisi II DPRD Tanjungpinang, Syharial kepada Tanjungpinang Pos. ”Saya pribadi tetap tidak setuju dan berharap Penjabat Wali Kota Tanjungpinang, meninjau kembali kebijakan itu,” tuturnya.

Ia juga menuturkan, terkait kenaikan pas masuk di SBP tersebut akan menanyakan langsung dengan esekutif. “Saya akan tanyakan dengan Pak Raja Ariza, apa alasan menyetujui kenaikan. Serta meperjelaskan, adakah anggota DPRD lain yang setuju,” ucapnya.

Ia mengapresiasi pembangunan yang dilakukan PT Pelindo Tanjungpinang di kawasan SPB, meski demikian berharap kenaikan pas masuk setelah semua pembangunan atau pekerjaan selesai.

Dari WhatsApp yang diterima, kenaikan pas masuk di SBP sama seperti yang tertera di spanduk beberapa waktu lalu.

Terjadi kenaikan pas masuk pelabuhan internasional dan domsetik senilai Rp 5 ribu. Dari sebelumnya pas masuk internasional bagi WNA Rp 55 ribu, kini menjadi Rp 60 ribu.
Sedangkan domestik, dari sebelumnya Rp 5 ribu naik menjadi Rp 10 ribu atau mengalami kenaikan 100 persen. Terjadi juga kenaikan pas bagi pengantar dan penjemput.

”Pas masuk internasional bagi WNA mungkin tidak begitu singnifikan, namun untuk domsestik sangat terasa karena mengalami kenaikan 100 persen,” tuturnya. Sebelumnya, GM PT Pelindo Tanjungpinang, I Wayan menuturkan, bahwa sosialisasi kenaikan tarif pas pelabuhan tidak perlu sampai tiga bulan. (DESI LIZA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here