DPRD Bentuk Panja Bahas Tarif SBP

0
767
TINJAU PELABUHAN: Waka II DPRD Tanjungpinang Ahmad Dani bersama Komisi II DPRD Tanjungpinang berbincang dengan manajemen PT Pelindo. F-DESI LIZA PURBA/TANJUNGPINANG POS

TANJUNGPINANG – DPRD Kota Tanjungpinang membentuk Panitia Kerja (Panja) terkait kebijakan PT Pelindo Tanjungpinang menaikkan tarif pas masuk pelabuhan internasional Sribintan Purba (SBP) Tanjungpinang mulai awal Juni lalu.

Sekretaris Panja di DPRD Tanjungpinang, Simon Awantoko menuturkan, perlu ada pembahasan khusus terkait kebijakan PT Pelindo Tanjungpinang menaikkan tarif pas masuk pelabuhan tersebut. Dituturkannya, bukan tidak setuju akan ada kenaikan, tetapi waktunya belum tepat. Pelabuhan sekarang sedang tahap pembangunan.

Ini artinya pelayanan belum maksimal, tetapi sudah menaikkan tarif. Khawatirnya, setelah pembangunan selesai PT Pelindo kembali menaikkan tarif. ”Ini perlu kejelasan dari PT Pelindo Tanjungpinang,” ungkapnya, Kamis (22/6). PT Pelindo Tanjungpinang menetapkan tarif pas masuk pelabuhan internasional senilai Rp 35 ribu untuk WNI dan Rp 55 ribu untuk WNA dari yang sebelumnya Rp 13 ribu per orang.

Baca Juga :  Pemko Diminta Harus Peduli Pariwisata

”Hampir seluruh fraksi mau meminta kejelasan ini,” tuturnya. Hal senada disampaikan, Reni yang mengaku secara pribadi sudah menyampaikan ke GM PT Pelindo Tanjungpinang, I Wayan Wirawan ketidak setujuannya. Pelabuhan SBP masih tahap pembangunan atau rehabilitasi. Diperkirakan akan selesai November mendatang setelah melakukan adendum waktu, dari yang sebelumnya diperkirakan Agustus.

”Saya bukan menolak, hanya saja waktunya belum tepat jika menaikkan Juni ini. Kalau saran saya naikknya setelah pembangunan tahap pertama selesai, November ini,” paparnya. Ini yang akan di bahas bersama antarkomisi di DPRD.(DESI LIZA)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here