DPRD Harus Tuntaskan Ranperda Kampung Tua

0
236
Eddy Putra Irawady
DPRD Batam mendukung proses penyelesaian Kampung Tua melalui Ranperda Kampung Tua. Saat ini, Ranperda itu masih dalam pembahasan di Dewan.

BATAM – Karena itu, Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Edy Putra Irawady mendorong dan mendukung DPRD Batam, segera menyelesaikan Ranperda itu diselesaikan.

Dukungan itu disampaikan Edy saat bertemu dengan Ketua DPRD Batam, dalam forum yang dihadiri Wali Kota Batam dan Menteri ATR, Sofyan Djalil, beberapa waktu lalu. ”Harapan kami, Pak Nuryanto untuk bisa segera menyelesaikan Perda Kampung Tua. Di sana (perda) agar ada soal cagar budaya,” kata Edy.

Terkait dengan itu Nuryanto mengatakan, jika dalam Ranperda sudah dimasukkan rencana penyiapan cagar budaya di Kampung Tua. Pembahasan Ranperda juga diakui sudah berjalan saat ini. ”Sekarang sedang berjalan, kita minta agar setiap Kampung Tua, ada yang ditetapkan cagar budaya. Cagar budaya ini juga harus bisa dimaksimalkan untuk mendatangkan pendapatan,” katanya.

Baca Juga :  Sediakan Modem Pedagang di Pasar

Pembahasan Ranperda Kampung Tua saat ini berjalan, setelah DPRD Batam menggunakan hak inisiatif, mengusulkan Ranperda. Disampaikan jika Ranperda penting, karena akan terkait dengan tata ruang wilayah juga nantinya.

Ranperda itu juga akan mendukung penataan dan pelestarian Kampung Tua. Sehingga bisa mempertahankan tradisi kebudayaan dan kearifan lokal di Kota Batam.

Anggota Fraksi Gerindra, Harmidi Umar Husein mengatakan, Ranperda penting untuk menjaga intensitas kebudayaan dan arsitektur bangunan lama, penting dalam ranperda Kampung Tua.

”Agar kiranya ranperda ini dilanjutkan ke mekanisme selanjutnya dan dibentuk panitia khusus,” katanya.

Baca Juga :  Rudi Tinjau Persiapan Pengembangan Infrastruktur Batuampar

Dipihak lain, Wali kota Batam, HM Rudi juga mulai melakukan roadshow ke Kampung Tua. Kegiatan itu digelar, untuk menyampaikan permintaan pemerintah, terkait rencana penentuan luas lahan yang akan diperoleh di Kampung Tua, mengikuti intruksi Menteri ATR. ”Agar Pak Wali akan mengeluarkan data yang berhak mendapat Kampung Tua,” kata Sofyan Djalil saat di Batam minggu lalu.

Rudi sendiri mulai melakukan roadshow, Rabu (26/6). Dia turun sendiri dengan harapan dapat bertemu langsung dengan warga yang akan mendapat hak atas tanah di Kampung Tua yang langsung hadir. Tidak boleh diwakili pihak lain.

Baca Juga :  Lima Hari Pemadaman Bergilir

Saya mau ketemu masyarakat langsung. Mau saya sampaikan langsung. Tidak melalui RT, RW,” tegasnya.

Rudi mengatakan pada pertemuan didudukkan mengenai luasan tanah masyarakat yang akan dibuat sertifikatnya. Karena kondisi di lapangan yang tidak tertata rapi, dikhawatirkan timbul masalah setelah penetapan nantinya.

”Jadi nanti disepakati luasan tanahnya. Supaya ke depan setelah sertifikat terbit, tidak ada yang protes. 1 meter saja kurang bisa jadi masalah ini. Maka saya minta semua hadir sendiri. Tidak diwakilkan. Kalau ada yang tidak hadir, pertemuan tak jadi,” ujarnya.(MARTUA)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here