Dua ASN Bappas Terancam Dipecat

0
209
Lima orang terciduk tersandung kasus Narkoba, belum lama ini.

TANJUNGPINANG – Dua ASN di Balai Pemasyarakatan (Bappas)  berinisial MH (38) dan RFH (33) Tanjungpinang terancam dipecat dikarenakan terlibat Narkoba.

Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivas) Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Kepulauan Riau (Kepri), Dedi Handoko mengaku menerima informasi dua orang pegawainya di tangkap oleh Sat Narkoba Polres Tanjungpinang, Jumat(14/6).

“Sampai sekarang keduanya yang berinisial MH dan RFH masih dilakukan pemeriksaan dan pengembangan oleh polisi,” katanya.

Dedi menuturkan, sanksi yang akan diberikan kepada ke dua pegawainya tersebut, menunggu putusan dari pengadilan terlebih dahulu, apakah terbukti perbuatannya.

Pada intinya pihaknya menyerahkan seluruh permasalahan ini kepada proses hukum yang berlaku karena sudah masuk pelanggaran tindak pidana.

“Kita serahkan ke polisi agar segera di proses. Apabila terbukti maka sanksi terberat adalah pecat,” jelasnya.

Ia menuturkan, bahwa seluruh ASN dan pegawai honor lainnya yang ada di Kanwil Kemenkumham Kepri telah diberi pengarahan, bahwa dalam melaksanakan tugasnya tidak bermain-main dengan Narkoba.

“Kerja harus sesuai SOP,  tapi kalau masih juga melanggar, itu resiko masing-masing. Mereka di tangkap polisi bukan pada saat tugas,” ujarnya.

Satres Narkoba Polres Tanjungpinang menangkap lima orang terduga tersangka Narkoba di berinisial MH(38), FR (40), DAM (37), RFH (33) dan RA (44).

Mereka juga mengakui saat interogasi baru selesai menggunakan narkoba jenis sabu. Barang bukti yang diamankan  sabu seberat 23, 97 gram dan ekstasi 10 butir dengan berat 3,19 gram.

FR, MH dan RFH merupakan PNS sedangkan DAM karyawan swasta serta RA pegawai honorer. (ray)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here