Dua Desa Hanya Nikmati Listrik 5 Jam

0
568
RESES: Anggota DPRD Natuna H Pang Ali saat melaksanakan reses di Kecamatan Subi. F-HARDIANSYAH/TANJUNGPINANG POS

NATUNA – Keinginan masyarakat di Kecamatan Subi untuk mendapatkan pelayanan listrik 24 jam belum bisa tercapai sampai detik ini. Pasalnya, saat ini dua desa di kecamatan itu, yakni Desa Kerdau dan desa Pulau Panjang hanya bisa mengandalkan listrik swadaya dari mesin Perusda selama 5 jam saja.

Sampai detik ini, jaringan Listrik PLN belum bisa menjangkau kebutuhan para warga yang sangat membutuhkannya. Sehingga, kedua desa tersebut tidak bisa berbuat banyak terkait listrik. ”Listrik masih menjadi barang langka di desa Kerdau dan Pulau Panjang. Disana hanya ada mesin Perusda, dengan kapasitas kecil hanya mampu menyala 5 jam aja itupun pada malam hari,” ujar Pang Ali, anggota DPRD Natuna, Ranai, Rabu (6/9).

Ia menjelaskan, bahwa masyarakat di sana sangat berharap agar PLN bisa membuka cabang untuk menerangi warga sekitar. Selain itu, ia merasa prihatin masyarakat di dua desa Kecamatan Subi itu masih belum tersentuh PLN. ”Sampai saat ini, hanya mesin Perusda yang bisa mengaliri listrik di sana. Cuma dari pukul 5 sore hingga 10 malam, setelah itu warga kembali gelap gulita,” terang Pang Ali.

Sebenarnya, tambah Pang Ali, warga tidak menuntut banyak ke pemerintah. Mereka hanya ingin infrastruktur untuk kebutuhan dasar seperti, listrik, jalan dan pelabuhan dibangun untuk kelangsungan hidup mereka. ”Masyarakat di sana juga tidak menuntut banyak. Mereka cuma minta apa yang menjadi usulan di Musrenbang direalisasikan oleh pemerintah. Salah satunya, listrik sangat dibutuhkan oleh masyarakat saat ini,” terangnya. (HARDIANSYAH)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here